Instruksikan TPID Antisipatif Hadapi Inflasi saat Ramadan dan Lebaran

Rabu, 08 Juli 2015 – 03:51 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menyurati seluruh kepala daerah guna mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk  menjaga ketersediaan dan stabilitas harga barang kebutuhan pokok. Kementerian yang dipimpin Tjahjo Kumolo itu meminta agar masing-masing Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) mengantisipasi lonjakan inflasi pada momen Ramadan dan Lebaran.

Menurut Kasubdit Sarana dan Prasarana Perekonomian Daerah Ditjen Bina Bangda Kemendagri, Harul Fauzi, berdasarkan surat edaran Mendagri Nomor 500/2419/SI tanggal 12 Mei 2015 dan Nomor 500/3925/SI tanggal 18 Juni 2015, para kepala daerah diingatkan tentang 4K sebagaimana  arahan Presiden Joko Widodo pada Rakornas VI TPID beberapa waktu lalu. Langkah 4K berarti ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, serta komunikasi yang efektif.

BACA JUGA: Tak Masuk Standar Terbang ke Eropa, Ini Respons Sriwijaya Air

Harul mengatakan, langkah itu bukan semata-mata demi mengendalikan laju inflasi, tetapi juga mencegah aksi spekulan. Dengan demikian masyarakat tak semakin dirugikan dengan aksi spekulan yang mempermainkan harga.

“Mendagri menginstruksikan tentang menjaga stok yang kredibel bagi masyarakat untuk mencegah aksi spekulan. Nanti kita pantau juga kepada gubernur, bupati, maupun wali kota apakah instruksi Mendagri ini dilaksanakan dengan baik,” katanya di Jakarta, Selasa (7/7).

BACA JUGA: Dana Transfer Rp 255 Triliun Mandek di BPD

Selain itu, kata Harul, Mendagri juga mengingatkan tentang pentingnya mengendalikan tarif angkutan. Menurutnya, tarif angkutan harus mengacu pada besaran yang telah ditentukan pemerintah kota maupun provinsi.(jpnn)

BACA JUGA: Wika Garap Dua Paket Proyek Jalan Tol Solo-Kertosono

BACA ARTIKEL LAINNYA... Rumah Murah tapi Fasilitas Jangan Asal-asalan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler