Internal PKS Pecah? Ah, Isu

Rabu, 03 Agustus 2016 – 00:06 WIB
Massa pendukung PKS. Ilustrasi Foto: dok.JPNN

jpnn.com - BANDARLAMPUNG – DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung diisukan mengalami perpecahan setelah diterbitkannya rekomendasi bakal calon kepala daerah di empat pilkada, yakni Pringsewu, Lampung Barat, Tulangbawang, dan Tulangbawang Barat. 

Ketua DPW PKS Lampung Ahmad Mufti Salim membantah kabar itu. Dia pastikan semua kader PKS tetap satu suara. 

BACA JUGA: KPU Berhak Menggugat ke MK, DPR Jangan Ganggu

Pernyataan Mufti menjawab terkait ketidakhadiran Ketua DPD PKS Lambar Sucipto pada penyerahan SK rekomendasi PKS kepada pasangan Edy Irawan Arief-Ulul Azmi Soltiansa (Edy-Pai) di kantor PKS Lampung kemarin.

Menurut Mufti yang bersangkutan telah izin kepadanya untuk tidak bisa hadir. ’’Besok (hari ini, Red.) kami ada rakor. Dan pak Sucipto mengatakan baru bisa berangkatdari Lambar ba’da isya. Sedangkan kami tidak mungkin menunda penyerahan SK kepada pak Edy karena sudah lebih dulu mengatur jadwal secara bersama-sama. Jadi saya pastkan kader PKS di lambar tetap solid untuk mencapai target pemenangan pak Edy,” ucap Mufti.

BACA JUGA: Golkar Kerahkan Kader di Bekasi untuk Menangkan Ahok

Terpisah, Ketua  PKS Lambar  Sucipto S.H., menegaskan, pihaknya siap memenangkan pasangan Edy-Pai.  

“Kami akan mengikuti rapat di DPW untuk membahas masalah strategi pemenangan tersebut. Setelah itu kami  akan menunggu petunjuk lebih lanjut untuk melaksanakan strategi-strategi pemenangan. Dengan direkomendasikannya Pak Edy Irawan Arief ini semoga kedepan, PKS bisa diikutsertakan dalam pembangunan kabupaten ini,” kata dia.

BACA JUGA: Bangun Koalisi Gemuk untuk Bungkam Ahok

Sementara itu, kemarin balonbup Lambar Edy Irawan Arief dan balonbup Tuba Hanan A. Rozak menjemput SK rekomendasi di DPW PKS Lampung. Edy mengatakan, ia hadir sendirian lantaran Ulul Azmi ada keperluan mendesak di Lambar. ’’Saudara Ulul Azmi ada sedikit urusan di Lambar yang kurang bisa untuk ditinggalkan,” ujar Edy.

Edy juga menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada kedua orang tuanya atas rekom PKS tersebut. ’’Ini adalah buah dari doa orang tua saya yang diijabah Allah. Komunikasi intens sejak lama pun sudah kami jalin dengan PKS. Insyaallah amanah ini akan saya lanjutkna sebaik-baiknya,” ucap dia. 

Tekait koalisi, Edy-Pai akan membangun koalisi  kuat dan bakal dinamainya dengan title Koalisi Lambar Berganti (KLB).  

’’Kepada masyakat saya berjanji akan melaksanakan pilkada ini dengan mengikuti proses sebaik-baiknya. Yakni dengan menjunjung tinggi nilai ahlakul karimah serta menjauhi hal di luar ketentuan. Sebab saya ingin menjadikan pilkada 2017 di Lambar sebagai pilkada yang paling sejuk,” ujarnya. 

Pada bagian lain, Hanan menegaskan bersama Heri Wardoyo siap melenggang maju pilkada. “Sekarang ini bakal calon yang sudah memastikan maju baru pasangan Hanan A. Razak - Heri Wardoyo. Kalau yang lain belum dan terkesan baru mau berjuang,” ujarnya.

Hanan mengisyaratkan, bahwa dialah saat ini balonbup yang sudah benar-benar aman. Sebab, kata dia, hingga saat ini dirinya telah mengantongi 16 kursi dukungan sebagai syarat maju ke pilkada 2017 mendatang. Masing-masing NasDem dengan 4 kursi; Golkar (6 kursi); Hanura (3 kursi); dan PKS (3 kursi). ’’Tapi bagaimanapun komunikasi tetap kita jalin dengan partai-partai lain,” ucapnya. (sur/c1/gus/sam/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... NasDem: Ingat Ya! Ahok Dekat dengan Bu Mega


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler