Investasi Pasar Modal Sepi Peminat

Jumat, 21 Juni 2019 – 01:30 WIB
Ilustrasi pasar modal. Foto: Kaltim Post/JPNN

jpnn.com, BANJARMASIN - Investasi pasar modal belum diminati masyarakat Kalimantan Selatan meski menawarkan keuntungan.

Bursa Efek Indonesia mencatat, total transaksi di Kalsel antara Januari sampai April 2019 hanya mencapai Rp 741,9 miliar. Jumlah investor bertambah 575.

BACA JUGA: Pemerintah Dinilai Perlu Terbitkan Perpres Investasi

"Itulah pentingnya literasi pasar modal agar masyarakat mengetahui investasi pasar modal," ungkap Yuniar dari BEI Kantor Perwakilan Banjarmasin beberapa waktu lalu.

Apa penyebab rendahnya minat masyarakat? Yuniar melihat masalah ada pada karakter masyarakat Kalsel yang lebih senang dengan yang serbainstan sehingga akhirnya kerap tertipu investasi bodong.

BACA JUGA: Kejar Pertumbuhan Ekonomi 5,6 Persen, Pemerintah Butuh Rp 5.823 Triliun

BACA JUGA: Produk Fashion Dominasi Transaksi e-Commerce

Kepala Pengawasan Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional IX Kalimantan Ali Ridwan sepakat dengan pernyataan itu.

BACA JUGA: Eko Rochmadi, Juru Parkir yang Memiliki Saham di 10 Perusahaan

Menurutnya, masyarakat mudah tergiur dengan model investasi yang menawarkan keuntungan besar dalam waktu singkat.

Penipuan berkedok investasi pun menjadi ramai di Kalsel. Padahal investasi yang legal pun menawarkan keuntungan.

"Contoh investasi resmi adalah investasi pasar modal. Banyak warga yang belum mengerti tentang investasi ini," beber Ali.

Ali berharap jurnalis lebih banyak menulis tentang investasi pasar modal. Dia melihat media memiliki peran besar untuk mencerahkan masyarakat.

"Dengan gencarnya informasi tentang pasar modal, saya optimistis akan banyak masyarakat yang melek tentang pasar modal lalu tertarik untuk menjadi investor pasar modal," tukas Ali. (sya/fud/ema/prokal/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Laju Ekonomi Berpotensi Terhambat Ekspor dan Investasi


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler