Investor di Bursa Makin Waspada

Jumat, 07 Januari 2011 – 04:24 WIB

JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) tidak berkutik menghadapi tekanan jual sepanjang perdagangan kemarinSaham-saham perbankan yang sebelumnya mengangkat indeks tiba-tiba rontok

BACA JUGA: Capex Telkom 2011 Rp 17 Triliun

Selanjutnya, terpuruknya saham PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) memperparah koreksi indeks.

Di sisi lain, saham-saham sektor komoditas yang diharapkan berbalik arah tampil kurang meyakinkan
Itu setelah sejumlah saham saham sektor ini tidak bebas dari aksi profit taking

BACA JUGA: 2011, Canon Pasang Target Jual 1,2 Juta Printer

Efeknya, indeks pun tidak bisa melanjutkan penguatan seperti sebelumnya
”Sepertinya pelaku pasar masih belum sepenuhnya masuk pasar pascatingginya angka inflasi,” ucap Hendri Effendi, analis City Securities, ketika dihubungi di Jakarta Kamis (5/1).

Hendri menyebutkan, untuk sementara ini investor akan mengambil langkah hati-hati

BACA JUGA: Kasus Donggi-Senoro, Pertamina Banding

Sebab, menilik saham-saham sektor komoditas dan perbankan, rata-rata sudah memasuki fase dengan valuasi mahalKarenanya, pelaku pasar akan cenderung mengambil langkah hati-hati untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan”Investor untuk sementara mengambil langkah wait and see,” tambah Hendri

Hendri juga menyarankan pelaku pasar untuk mencermati informasi yang beredar di pasarDalam kondisi seperti sekarang, banyak informasi yang mesti disaring dan diterima dengan cermatKarena kadang informasi yang dianggap remeh justru menentukan pasar”Sebaiknya mengambil langkah hati-hati saja,” sarannya

Karena itu, efek koreksi saham perbakn dan TLKM tersebut indeks terjerembab dan terkoreksi 48 poin atau (1,28 persen) ke posisi 3.735,37Indeks LQ45 melemah 11,63 poin (1,72 persen) ke level 666,08Perdagangan berlangsung ramai dengan volume mencapai 4,095 miliar dengan nilai Rp 5,139 miliar pada 103.062 kali transaksiSebanyak 80 saham menguat, 127 saham melemah, dan 83 saham belum bergerak

Sementara bursa Regional macam Indeks Hang Seng melemah 3,82 poin (0,02 persen) ke level 23.754,00, Indeks Nikkei-225 naik 148,99 poin (1,44 persen) ke level 10.529,76, dan Indeks Straits Times menguat 22,09 poin (0,68 persen) ke level 3.276,34Saham-saham unggulan yang mengalami tekanan antara lain saham Telekomunikasi Indonesia (TLKM) turun Rp 300 ke Rp 7.700, Bank Jabar (BJBR) turun Rp 20 ke Rp 1.440, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 250 ke Rp 10.350(far)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Putusan KPPU Tak Ganggu Proyek Donggi-Senoro


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler