Irjen Iqbal: Jika Saya Dibantu 100, Tolong Kapolda NTB yang Baru Didukung 1.000

Rabu, 29 Desember 2021 – 13:27 WIB
Irjen Mohammad Iqbal. Foto: arsip JPNN.Com/Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Irjen Mohammad Iqbal menjalani upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dilaksanakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari Kapolda NTB menjadi Kapolda Riau, Rabu (29/12).

Iqbal menitipkan sejumlah kesan dan pesan di NTB, lalu mengharapkan masyarakat Bumi Gora memberikan dukungan kepada kapolda yang baru, Irjen Djoko Poerwanto.

BACA JUGA: Begini Cara Pengusaha S Memesan 13 Remaja Putri

"Jika boleh saya meminta permohonan terakhir, maka itu adalah sebagai berikut. Jika dukungan yang diberikan kepada saya selama menjabat Kapolda NTB adalah seratus, maka berikanlah dukungan kepada Kapolda NTB yang baru sebanyak seribu. Agar NTB terus melenting menjadi daerah yang makin maju dan menyejahterakan warganya," kata Iqbal di sela sertijab di Mabes Polri, Rabu (29/12).

Iqbal juga menyampaikan bahwa NTB sudah menjadi bagian dari dirinya.

BACA JUGA: Sssst, KPK Usut Korupsi Dana PEN, Beberapa Tempat Digeledah

Irjen Mohammad Iqbal mengatakan pertama kalinya menjadi Kapolda di Bumi Seribu Masjid itu.

"Banyak orang bilang bahwa yang pertama biasanya akan lebih sulit dan saya tidak ragu mengakuinya. Tetapi, apa yang ada di NTB, masyarakatnya, Forkopimdanya, instansi terkaitnya, alim ulamanya, teman-teman polda sebagai tim saya, TNI, para pemuda, media, semua elemen masyarakat, membuat tugas saya lebih mudah. Tanpa dukungan semuanya, saya tentu tak akan bisa berbuat banyak. Paling banter, saya hanya bisa nilang-nilang atau nguber-nguber maling saja," kata Iqbal.

BACA JUGA: Daya Gebrak Irjen Iqbal di NTB, Pemimpin Humanis Serba Gotong Royong

Eks Kadiv Humas Polri itu juga menuturkan beberapa hari terakhir, dirinya tersentuh oleh semua kebaikan, harapan, apresiasi, dan doa sebagai Kapolda Riau.

Iqbal lalu mengenal capaian yang berhasil dilewati bersama selama satu tahun tujuh bulan di NTB.

"Jika ada sesuatu yang dianggap keberhasilan, itu bukanlah keberhasilan saya, tetapi, keberhasilan bersama, semua pihak dan tentunya Allah SWT yang memudahkan ikhtiar bersama tersebut," katanya.

Dia mencontohkan Program Kampung Sehat yang berjalan dengan baik dengan dukungan dari semua pihak.

Dia meyakini polisi tidak sanggup mencapai seperempat saja dari target Kampung Sehat itu. Begitu juga menjaga keterisian tempat tidur Covid, tingkat infeksi, dan vaksinasi.

Iqbal menganggap semua itu kerja keras semua pihak. "Keberhasilan NTB itu membuktikan bahwa sesuatu yang hampir muskil, mengingat sumber daya yang ada, ternyata bisa dicapai," kata dia.

Begitu juga pelaksanan World Superbike (WSBK) di Mandalika, yang menurut Iqbal, terasa mustahil bisa tergelar apabila melihat dua tahun sebelumnya.

Namun, gotong royong antarelemen membuat ajang motor balap internasional itu bisa tergelar dan membawa banyak cerita positif.

"Semua hal ini membuat saya belajar bahwa nyaris tidak ada yang mustahil dicapai jika semua pihak bekerja bersama. Ini adalah pelajaran yang akan selalu saya ingat dan selalu akan saya bawa," jelas dia.

Eks wakapolda Jawa Timur itu juga merasakan ada banyak kesalahannya atau anggota Polda NTB. Untuk itu, Iqbal memohon maaf atas semua itu.

Dia juga berpesan kepada para anggotanya untuk menjaga hati masyarakat.

"Tentu saja, pasti ada satu-dua kejadian tidak mengenakkan yang terjadi. Sekali lagi, saya memohon kebesaran hati untuk memaafkannya," kata Iqbal. (tan/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler