ISIS Klaim Teror Penembakan Kasino di Manila

Jumat, 02 Juni 2017 – 05:11 WIB
Teror di Resorts World Manila. Foto: AP

jpnn.com, MANILA - Seorang pria bersenjata memberondong ruang perjudian sebuah kasino di Resorts World Manila, di Pasay City, Manila, Filipina, Jumat (2/6) dini hari waktu setempat. Namun hingga saat ini, belum ada laporan korban tewas atau disandera.

Orang-orang berlari menjerit-jerit keluar dari Resorts World Manila, yang berada di seberang salah satu terminal utama bandara internasional Filipina.

BACA JUGA: Pasukan TNI Perketat Bandara, Intel Sudah Bergerak

Menurut kepala kepolisian setempat, Ronald Dela Rosa, pelaku menggunakan senapan serbu M4. "Belum ada laporan yang tertembak. Hanya ada luka dari orang-orang yang mencoba melarikan diri saat penyerbuan," kata Dela Rosa di radio DZMM, seperti dikutip AFP.

Dela Rosa mengatakan pihaknya belum bisa memastikan apakah itu serangan teroris atau percobaan perampokan. Hingga pukul 04.30 waktu setempat, atau empat jam setelah kejadian, pelaku masih belum ditemukan.

BACA JUGA: Awas! Anggota ISIS Bisa Menyamar sebagai Nelayan, Lewat Malaysia

Dela Rosa mengatakan pelaku adalah seorang pria, yang tampaknya bertindak sendiri. Dia memasuki salah satu ruang perjudian dan menembakkan senapan ke layar televisi besar lalu menuangkan bensin ke meja.

Pria itu kemudian meninggalkan ruangan dan naik ke lantai atas hotel. "Kami telah membersihkan kamar (di lantai hotel, orang bersenjata itu terakhir terlihat) tapi kami tidak melihat di mana dia berada," kata Dela Rosa.

BACA JUGA: ISIS Ingin Filipina Selatan Basis Kekuatan, Jangan Menjalar ke Indonesia

Sejumlah saksi mata menceritakan, ketakutan melanda orang-orang di dalam kasino saat penembakan terjadi. "Saya baru saja akan kembali ke lantai dua dari jeda, saat saya melihat orang-orang berlari. Beberapa tamu hotel mengatakan seseorang meneriakkan ISIS," kata seorang karyawan Resorts World, Maricel Navaro.

Dia menambahkan, para tamu berteriak lalu pergi ke ruang bawah tanah dan bersembunyi di sana. "Orang-orang menjerit, panik. Ketika tercium bau asap, kami memutuskan untuk pergi keluar dari tempat parkir, dari situlah kami keluar. Sebelum kami keluar, kami mendengar dua suara tembakan dan ada asap tebal di lantai dasar," katanya.

Kelompok ISIS mengklaim bertanggung jawab atas aksi tersebut. Menurut SITE Intelligence Group yang memantau organisasi teroris, ISIS menyebut pelaku tersebut adalah lonewolf soldiers mereka.

Terkait ini, Dela Rosa belum mau berkomentar banyak soal klaim ISIS. "Kami belum bisa mengaitkan ini dengan terorisme. Mungkin saja percobaan perampokan," tuturnya. (adk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Adang ISIS, Ratusan Brimob Bersenjata Lengkap Dikirim ke Perbatasan


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler