Istri Suyadi Anwar Ditikam Perampok, Duit Ratusan Juta Melayang Plus Perhiasan

Senin, 07 Oktober 2019 – 18:05 WIB
Wabup Lamandau Riko Porwanto langsung mengunjungi rumah korban perampokan di Desa Jangkar Prima, Kecamatan Sematu Jaya. Foto: prokal.co

jpnn.com, NANGA BULIK - Rumah Suyadi Anwar di Desa Jangkar Prima, Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, Kamis (3/10) malam disatroni kawanan perampok.

Selain membawa kabur uang ratusan juta rupiah plus perhiasan, para pelaku juga menganiaya Win, istri Suyadi Anwar, hingga terluka. Bahkan korban sampai pingsan dalam kamar dengan pisau menancap di pinggang.

BACA JUGA: Korban Kebejatan Oknum Guru Ngaji Ini Ternyata Bukan Satu Orang, Oh…

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB di rumah Suyadi Anwar di Desa Jangkar Prima.

“Saat itu, para pelaku perampokan menggunakan senjata tajam dan senjata api yang ditodongkan di bagian leher korban untuk meminta korban yang merupakan istri Suyadi menyerahkan uang kepada pelaku," kata Kapolsubsektor Sematu Jaya Aipda Hendri Cahyono kepada Kalteng Pos.

BACA JUGA: Fahrul Rozi Laporkan Hakim PN Jaksel yang Putus Gugatan Mulan Jameela ke KY

Menurut Hendri, saat itu, Suyadi Anwar sedang tidak ada di rumah. Dia pergi ke Desa Bina Bakti sejak siang hari untuk memperbaiki alat berat.

Saat kembali ke rumah malam hari sekitar pukul 20.00 WIB, Suyadi mendapati istrinya dalam keadaan pingsan dan tergeletak dalam posisi tengkurap dalam kamar rumahnya.

BACA JUGA: Berita Duka, M Affan Meninggal Dunia, Posisi Telentang di Pinggir Jalan

"Suyadi menemukan istrinya sudah dalam keadaan tengkurap di dalam kamar dengan pisau masih menancap di bagian pinggang sebelah kanan, serta ditemukan potongan rambut istri korban di dalam kamar. Adapun anak korban pada saat itu sedang menonton televisi di ruang belakang tidak mendengar kejadian yang menimpa ibunya," ungkapnya.

Sementara Kasatreskrim Polres Lamandau Iptu Moh Far'ul Usaedi mengungkapkan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada malam kejadian guna mendalami dan mengungkap pelakunya.

Dari lokasi, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berhubungan dengan kasus perampokan itu.

"Barang bukti yang diamankan yakni tas ransel warna cokelat, 1 pisau, dan rambut korban serta seprai bercak darah," jelasnya.

Akibat kejadian ini, korban mengalami luka tusukan pada pinggang sebelah kanan dengan kedalaman 4,5 centimeter, dan hilangnya uang Rp126 juta serta perhiasan emas berupa cincin dan gelang dari tubuh Win.

Wakil Bupati Lamandau Riko Porwanto langsung mengunjungi rumah korban keesokan harinya setelah kejadian. Wabup minta masyarakat Lamandau untuk meningkatkan kewaspadaan.

BACA JUGA: Cerita Tetangga Soal Aiptu Pariadi dan Istri yang Tewas dengan Luka Tembak di Kepala

"Tadi (kemarin), kami cek lokasi kejadian. Kami berharap lebih ditingkatkan kewaspadaan masyarakat desa. Galakan siskamling, patroli lingkup RT, bagi yang mampu agar pasang CCTV, juga usul ke PLN untuk penerangan jalan umum," kata Riko Porwanto, kemarin. (cho/ens/ctk/nto)

 


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler