Jabar-Banten Juara Umum Bersama Potradnas 2021, Belitung Ingin Punya GOR Tradisional

Sabtu, 23 Oktober 2021 – 23:43 WIB
Potradnas 2021 yang berlangsung di Stadion Tanjung Pandan pada Jumat dan Sabtu (22-23/10), berlangsung sukses. Foto: Dok. Humas Kemenpora

jpnn.com, BELITUNG - Kontingen Banten dan Jawa Barat tampil sebagai juara umum bersama dalam gelaran Pekan Olahraga Tradisional tingkat Nasional (Potradnas) VIII Tahun 2021 yang berlangsung di Stadion Tanjung Pandan pada Jumat dan Sabtu (22-23/10).

Tampilnya Banten dan Jabar sebagai juara umum bersama, usai masing-masing menggondol dua kemenangan, di mana Banten berhasil menjadi juara di cabang olahraga Lari Balok dan Panah Tradisional.

BACA JUGA: Pemuda Itu Berteriak Minta Tolong, Celurit Tetap Menancap di Tubuhnya

Sedangkan Jabar menjadi juara di cabang olahraha Egrang dan Ketapel. Sementara Kalimantan Tengah menjadi juara di cabang olahraga Sumpitan.

Usai penutupan Potradnas 2021 ini, Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta mengatakan jika olahraga tradisional merupakan kekayaan budaya yang luhur dan agung, di mana olahraga sangat membuat hidup aktif dan jasmani sehat.

BACA JUGA: Pengendara Motor Nomor Polisi D 3749 KK Sedang Diburu Reserse, Nih Fotonya, Ada yang Tahu?

"Olahraga tradisional selalu dalam kemasan kegembiraan, baik dalam pesta-pesta sebuah hasil budidaya seperti cocok tanamnya sukses, biasanya dibarengi dengan pesta olahraga tradisional. Itu ciri khas awalnya sehingga perlu kita lestarikan dan ajang Potradnas ini bagian untuk melestarikan," ucap Raden Isnanta.

Dalam rangka melestarikan ajang yang diikuti oleh 374 peserta dari 18 provinsi dan tiga kabupaten itu, Raden Isnanta coba mengombinasikannya dengan pariwisata, lantaran sejalan dengan konsep yang dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo dalam peringatan Haornas 2021 lalu.

BACA JUGA: Viral Polisi Jual Barang Bukti Knalpot Racing, AKBP Sonny Merespons Begini

"Olahraga tradisional sangat mungkin dikombinasikan dengan pariwisata, karena olahraga tradisional ini erat kaitannya dengan budaya dan pariwisata juga bisa dilihat dari dimensi budayanya, kuliner serta alam," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Beltung Isyak Meirobie mengatakan jika kegiatan seperti Potradnas ini sangat diharapkan untuik menjadi stimulator kebangkitan setelah bertarung melewati pandemi gelombang kedua Covid-19.

"Melalui Potradnas ini menjadi indikator kebangkitan Indonesia dari sisi kesehatan maupun pemulihan ekonomi," ucap Wabup Isyak.

Lebih lanjut dirinya juga berkeinginan jika Kabupaten Belitung kedepannya memiliki gelanggang olahraga (GOR) tradisional berkelas internasional.

"Kami punya alam yang bagus, seperti pantai yang bisa menjadi gelanggang olahraga tradisional dan harapan saya sekaligus impian kami tidak hanya menonton cabang olahraga yang global di televisi, sehingga harapan kami orang-orang di luar negeri nonton kita semua sedang mempertandingakan olahraga tradisional," ucapnya.

Wabup Isyak juga mengatakan jika hal tersebut bisa menjadi sebuah stimulator bagi mereka untuk ikut serta dalam olahraga tradisional ini.

"Olahraga tradisional ini mengandung kearifan lokal dan kebudayaan, sehingga dari kearifan lokal dan kebudayaan ini akan lahir kekuatan bangsa dan kemudian akan menjadi kekuatan yang membanggakan Indonesia di mata internasional. Untuk itu, segala enerji harus kita curahkan untuk membesarkan olahraga tradisional ini," kata dia. (dkk/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler