Jadi Korban Jambret, Kondisi Lanisya Kritis

Selasa, 24 Juli 2018 – 14:41 WIB
Ilustrasi jambret

jpnn.com, JAKARTA - Seorang warga bernama Lanisya Febriyani, menjadi korban aksi jambret tepat di dekat salah satu pos polisi di Sawahan, Surabaya.

Saat ini dia masih kritis dan tidak sadarkan diri. Lanisya dilarikan ke RSUD dr Soetomo setelah sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Katolik St Vincentius A Paulo atau RKZ.

BACA JUGA: Duh..Empat Cewek Naik Satu Motor Babak Belur Dijambret

Dia terpaksa harus dirujuk ke RS lain karena memerlukan respirator. Korban menderita cedera berat di bagian kepalanya. Kondisi itu membuat perempuan 19 tahun tersebut kritis.

Ketua Forum Pers RSUD dr Soetomo dr Urip Murtedjo menjelaskan, korban telah ditangani petugas.

BACA JUGA: Jambret Rp 45 Ribu, Eh Ketemu Polisi di Jalan

Lanisya langsung dilarikan ke IGD. Dia kemudian ditangani di ruang resusitasi untuk menghentikan pendarahan di kepalanya.

''Cedera kepala berat pasien itu, jadi membutuhkan penanganan yang cepat,'' ujarnya.

BACA JUGA: Bocah Putus Sekolah Pilih jadi Penjambret

Lanisya kali pertama dilarikan ke Soetomo pukul 12.50. Dia mendapatkan perawatan khusus. ''Sekarang berada di ruang ICU A untuk meneruskan perawatan,'' katanya.

Urip enggan menjelaskan tepat di sebelah mana luka yang diderita korban. Namun, Lanisya tidak menderita luka selain di kepala.

''Tidak kok yang luka cuma di kepala,'' imbuh Urip.

Lanisya selesai ditangani pada pukul 15.50. Sampai saat itu pun, dia masih belum siuman.

Urip tidak bisa menjanjikan kapan korban siuman. Dia hanya berharap yang terbaik.

''Ini merupakan tugas polisi untuk berbuat tegas kepada pelaku kejahatan,'' tegasnya.

Selama ini dia sering menangani korban akibat kejahatan. Lukanya juga lumayan berat. Meskipun, belum ada korban yang melebihi kondisi mahasiswi Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) tersebut.

Kejadian percobaan penjambretan itu terjadi kemarin pagi (23/7). Tepatnya pada pukul 04.00.

Dara asli Lamongan tersebut hendak kembali ke kota asalnya. Dia sudah memesan tiket menuju ke Lamongan.

Keretanya berangkat pada jadwal paling pagi kemarin. Rencananya, dia berangkat dari Stasiun Pasar Turi.

Untuk menuju ke sana dari kosnya di Keputih, Lanisya memesan ojek online. Apes, ketika berada di pertigaan Jalan Arjuno, dekat pos polisi, dia dijambret.

Lanisya dan sopir ojek yang menyetirinya ambruk ke kiri. Kepalanya mengenai aspal jalan.

''Barang berharga korban dan sopir ojeknya tidak ada yang hilang,'' ucap Kanitreskrim Polsek Sawahan AKP Haryoko Widhi. (bin/c22/end/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bocah Terluka, Jambret Gasak Uang Rp 2,5 Juta


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler