Jaga Kesehatan Otak dan Jantung dengan Cara Ini

Selasa, 16 April 2019 – 04:21 WIB
Ilustrasi. Seorang wanita sedang menghirup udara segar. Foto Women Healthy

jpnn.com - Hampir semua orang tahu bahwa berolahraga dan makan dengan seimbang adalah baik untuk tubuh Anda, termasuk bagi kesehatan otak dan jantung. Hal ini juga diungkapkan dr. Astrid Wulan Kusumoastuti dari KlikDokter.

Jaga pola makan, olahraga minimal 30 menit per hari, ditambah menjaga diri dari stres bisa membuat kedua organ tubuh itu bisa berjalan dengan baik.

BACA JUGA: Ingin Makan Gorengan Tanpa Takut Kolesterol Naik? Ini Triknya

Meski demikian, upaya untuk melakukannya sering menemui banyak godaan dan hambatan. Namun ada cara terbaru yang cukup mudah untuk membuat otak dan jantung Anda sehat, yaitu dengan Inspiratory Muscle Strength Training atau IMST.

Kenali metode IMST

BACA JUGA: Kenali 5 Jenis Difteri dan Penularannya

Penelitian terbaru memperkenalkan teknik mudah dan hanya membutuhkan waktu 5 menit. Alat ini dapat meningkatkan tekanan darah, menurunkan risiko serangan jantung, meningkatkan kemampuan kognitif, dan meningkatkan kinerja olahraga. Menariknya, semuanya dilakukan nyaris tanpa harus bergerak.

Teknik ini disebut Inspiratory Muscle Strength Training (IMST) atau pelatihan kekuatan otot pernapasan. Tim yang dipimpin Daniel Craighead, peneliti di Departemen Fisiologi Integratif Universitas Colorado, telah menguji teknik ini dalam uji klinis.

BACA JUGA: Sebutir Telur Sehari Bisa Menjaga Kesehatan Jantung?

"IMST pada dasarnya adalah latihan kekuatan lewat otot-otot pernapasan," ujar Craighead. Dia dan tim mempresentasikan hasil awal penelitian mereka pada konferensi Biologi Eksperimental tahunan yang tahun ini berlangsung di Orlando, Amerika Serikat.

Apa manfaat IMST?

IMST melibatkan menghirup napas melalui perangkat genggam resistif yang disebut pelatihan otot inspirasi. Pencipta alat ini awalnya mengembangkannya untuk orang dengan masalah pernapasan, seperti penyakit paru obstruktif kronis, bronkitis, atau fibrosis kistik.

Craighead dan tim menjelaskan, pada 2016, dilakukan percobaan selama 6 minggu untuk mengetahui efek IMST pada apnea tidur obstruktif.

Para peserta dalam penelitian tersebut melakukan 30 inhalasi (proses menghirup udara atau uap lain ke dalam paru-paru) per hari. Hasilnya, kata dia, perangkat ini menurunkan tekanan darah sistolik sampai 12 millimeters of mercury.

Berolahraga untuk jumlah waktu yang sama biasanya menurunkan tekanan darah hanya setengah dari jumlah itu. Manfaat IMST pun dapat melebihi yang biasanya dicapai dengan obat hipertensi.

Percobaan ini menggelitik minat para peneliti. Mereka pun mulai mempelajari kemungkinan manfaat IMST untuk kesehatan pembuluh darah, kognitif, dan fisik 50 orang dewasa paruh baya.

"Tujuan kami adalah mengembangkan intervensi berbasis bukti yang efisien waktu yang akan membantu orang dewasa setengah baya yang sibuk," kata peneliti senior, Prof. Doug Seals, Direktur Fisiologi Integratif Aging Laboratorium Universitas Colorado Boulder, AS.

Turunkan tekanan darah dan tingkatkan kognisi

Para peneliti membandingkan peserta yang mencoba IMST dengan orang-orang yang menggunakan perangkat palsu. Mereka menemukan, tekanan darah secara signifikan lebih rendah di antara peserta IMST. Tak hanya itu, fungsi arteri besar mereka juga meningkat pesat.

Peserta IMST juga berkinerja lebih baik pada tes kognitif dan tes treadmill. Dalam tes treadmill, mereka dapat berlari lebih lama dan menjaga detak jantung dan konsumsi oksigen tetap rendah.

"IMST adalah sesuatu yang dapat Anda lakukan dengan cepat di rumah atau kantor Anda, tanpa harus berganti pakaian. Sejauh ini, aktivitas itu sepertinya sangat bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah dan mungkin meningkatkan kinerja kognitif dan fisik," ungkap Daniel Craighead.

"Tekanan darah tinggi adalah faktor risiko utama penyakit kardiovaskular, penyebab kematian nomor satu di Amerika Serikat. Punya sesuatu yang dapat membantu Anda untuk menghindarinya tentu bagus," dia memungkasi.

Namun begitu, peneliti memperingatkan bahwa temuan manfaat IMST pada jantung dan otak masih awal dan sangat dini.

Mereka masih membutuhkan banyak penelitian lanjutan untuk memperkuat temuan tadi. Anda tertarik dengan teknik ini? Sebaiknya, Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter ya.(HNS/RVS/klikdokter)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Diet Yoyo Rentan Picu Masalah Jantung pada Wanita?


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler