Jago Sinau Jadi Solusi Jitu Dalam Pelaksanaan Sistem Pembelajaran Jarak Jauh

Kamis, 10 September 2020 – 23:22 WIB
Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan bekerja sama dengan Smart Foundation dan penyedia aplikasi Jagoapa, meluncurkan Gerakan Jago Sinau di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan. Foto: Dokpri

jpnn.com, LAMONGAN - Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan bekerja sama dengan Smart Foundation dan penyedia aplikasi Jagoapa, meluncurkan Gerakan Jago Sinau bertempat di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan.

Jago Sinau adalah gerakan belajar online bagi para pelajar di Lamongan melalui aplikasi Jagoapa yang memungkinkan mereka belajar kapan saja dan di mana saja. Istimewanya, materi pembelajaran di Jago Sinau sudah disesuaikan dengan kurikulum dan konteks pendidikan di Lamongan. Pengisi materinya pun 100 persen guru-guru terpilih tingkat SD dan SMP se-Lamongan.

BACA JUGA: Banyak Keluhan dari Orang tua, Setuju Pembelajaran Jarak Jauh Dievaluasi?

“Dengan demikian, seluruh siswa yang berada di wilayah Lamongan manapun memiliki kesempatan yang sama untuk diajar oleh 210 guru pengisi materi yang telah terverifikasi Dinas Pendidikan. Tidak ada lagi siswa yang tertinggal dan tidak belajar,” kata Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Adi Suwito dalam sambutannya di hadapan Bupati Lamongan, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, dan jajaran pelaksana Pendidikan di Kabupaten Lamongan.

Direktur Smart Foundation, Deddi Nordiawan, sebagai inisiator Jago Sinau menyebutkan bahwa program Jago Sinau menjadi solusi jitu dalam pelaksanaan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), melalui aplikasi yang menampilkan materi sesuai kurikulum, lengkap dengan evaluasi pembelajarannya, dan bisa diakses kapan saja dimana saja. Deddi menambahkan bahwa ini merupakan bentuk digitalisasi pendidikan yang bisa menjadi model tidak hanya di Lamongan tetapi juga di seluruh Indonesia.

BACA JUGA: Naik Kereta Api Jarak Jauh Kini tak Perlu SIKM Lagi

Program Jago Sinau dapat menjadi solusi berbagai persoalan yang ditemui dalam penerapan PJJ. "Jadi ini mengatasi banyak hal, keterbatasan bandwidth, keterbatasan gadget hingga keterbatasan guru yang saat ini kebingungan menggunakan PJJ," ucap Deddi.

Dalam arahannya sesaat setelah meluncurkan dan mencoba langsung aplikasi Jago Sinau, Bupati Lamongan H. Fadeli mengapresiasi gerakan ini.

BACA JUGA: 42 Perwira Tinggi TNI AL Naik Pangkat, Nih Daftar Namanya

“Ini yang kami harapkan. Solusi ini yang kami tunggu-tunggu beberapa bulan ini. Dan, khusus Lamongan, aplikasi Jago Sinau ini kami berikan akses GRATIS bagi semua pelajar Lamongan. Semoga Gerakan Jago Sinau ini membawa manfaat sebesar-besarnya untuk mempercepat transformasi digital di daerah kita.”(fri/jpnn) 


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler