Jakmania Jemput Maut di Cipali, Inilah Kronologisnya

Senin, 07 November 2016 – 10:40 WIB
LUMPUH: Ruas jalan Tol Palimanan-Kanci, Minggu (6/11), lumpuh setelah ratusan bus yang mengangkut The Jakmania dihadang massa dari warga setempat. Foto: Radar Tegal/JPG

jpnn.com - JAKARTA - Minggu (6/11) sore sekitar pukul 16.40 WIB terjadi kericuhan di tol Cikampek-Palimanan (Cipali) di wilayah Kecamatan Palimanan, Cirebon, Jawa Barat.

Warga tiga desa yakni Desa Kempek, Desa Tegalkarang dan Desa Lung Benda terlibat bentrok dengan pendukung Persija Jakarta yang dikenal dengan sebutan The Jakmania.

BACA JUGA: Ngotot Berenang Saat Pasang, Bocah SD Hilang Digulung Ombak

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Yusri Yunus mengatakan, pemantik bentrok adalah ketika empat unit bus yang mengangkut The Jak -sebutan Jakmania- berhenti di bawah jalan layang Desa Lung Benda. Ternyata, The Jak melihat pedagang asongan yang mengenakan kaus Persib Bandung.

"Di sana ada pedagang asongan yang mengenakan baju Persib Bandung. Lalu mereka (The Jak, red) menyerang menggunakan batu dan petasan ke arah warga," kata Yusri saat dikonfirmasi JawaPos.com, Senin (7/11).

BACA JUGA: Istri Sultan Masih Dirawat

Yusri menjelaskan, ada enam rumah warga yang rusak karena lemparan batu dan petasan dari Jakmania. Lemparan batu oleh Jakmania merusak genteng-genteng warga.

"Masing-masing milik Ahmadi, Buang, Sukana, Sudirman, Tarmudi dan Ahmad. Semuanya rusak di genteng," beber dia.

BACA JUGA: Pucat dan Gemetar, Penjaga Masjid Dapat Toyota Agya

Kejadian itu memang bisa diredam oleh polisi yang mengawal The Jak usai menyaksikan Persija melawan Persib di Solo. Bus pengangkut The Jak pun melanjutkan perjalanan.

Sesampainya di pintu tol Palimanan, warga mengejek The Jak. Ejekan itu direspons dengan amarah.

The Jak mengamuk dan menyerang warga. “Ada korban jiwa dari The Jak, sejumlah warga juga luka-luka," kata Yusri.

Korban meninggal adalah Harun Al Rasyid (28) dari Duren Sawit, Jakarta Timur. Dari kubu The Jak juga ada korban luka yakni  Muzaki (18), Iqbal (20), Raynaldi Setiawan (21) dan Arfan Maulana (48).

Sedangkan warga yang menjadi korban luka antara lain Bahrun (34), Sanudin (55), dan Bakrun (47) yang merupakan warga setempat.(elf/JPG)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Malu-maluin, Dewan yang Minta Traktir Bakal Diusut


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler