Jalan Penghubung 2 Desa di Lombok Tengah Rusak Parah, Pemkab ke Mana?

Minggu, 12 Maret 2023 – 01:56 WIB
Rusak parah jalan penghubung dua desa di Lombok Tengah. Foto: Edi Suryansyah/JPNN.com

jpnn.com, LOMBOK TENGAH - Jalan sepanjang 4,9 kilometer yang menghubungkan Desa Sengkol menuju Desa Pengembur, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah rusak parah. 

Dengan kondisi begitu, aktivitas masyarakat setempat juga ikut terganggu. 

BACA JUGA: Anak Buah Heru Budi Segera Kerjakan Penyambungan Jalan, Ini Daftarnya

Mengingat bahwa, jalan tersebut merupakan akses yang setiap hari dilalui warga. 

Salah satu warga yang kerap melalui jalan tersebut, Khatib mengaku kesal karena jalan itu tidak pernah mendapatkan perhatian dari pemerintah.

BACA JUGA: Ogan Komering Ulu Diterjang Bencana Tanah Longsor, Akses Jalan Lumpuh Total

Saking kesalnya, dia bersama warga setempat berencana untuk memagar jalan tersebut. 

"Mau saya pagar jalan ini, sudah lama dulu pernah diaspal tapi sudah rusak jadi jalan tanah lagi," kesalnya, pada Sabtu (11/3). 

BACA JUGA: Jalan di Kabupaten Gowa Rusak Parah, Aliansi Pemuda Romang Polong Unjuk Rasa

Khatib menceritakan kondisi jalan ketika musim penghujan seperti saat ini. Jalan tersebut sulit diakses warga karena becek. 

Syukurnya, kata Khatib, jarang ada warga yang mengalami kecelakaan di jalan tersebut. 

Akan tetapi, lanjut dia, lambat laun tidak menutup kemungkinan bisa saja terjadi. 

"Kapan itu sudah di patok-patok, kami kira mau diperbaiki ternyata tidak," ungkapnya.

Terpisah, Kepala Desa Sengkol Satria Wijaya mengatakan bahwa, berdasarkan surat ketetapan (SK) yang dikeluarkan pada tahun 2017 lalu. 

Status jalan tersebut merupakan jalan yang milik pemerintah kabupaten Lombok Tengah. 

"Kondisinya saya tidak bisa membayangkan, sudah terlalu parah jalan itu," katanya melalui sambungan telepon, pada Sabtu siang. 

Satria mengaku pihaknya kerap kali mengusulkan perbaikan jalan tersebut. Akan tetapi tidak pernah digubris. 

"Kami sudah lakukan (laporkan) sebagai Kepala desa baik secara lisan, tertulis, secara kekeluargaan," jelas Satria. 

Satria juga menjelaskan bahwa, laporan tentang rusaknya jalan tersebut bahkan sudah nyampai ke telinga orang nomor 1 di Lombok Tengah. 

"Secara pemerintah semuanya kita sudah suarakan ke Bupati hingga Sekretaris Daerah," ujarnya. 

Menurut Satria, sepanjang 2,5 kilometer dari jalan tersebut menghubungkan 5 Dusun di Desa Sengkol. 

Bahkan, kata dia, akses tersebut juga terdapat sejumlah fasilitas pendidikan seperti PAUD, SD, dan Pondok Pesantren. 

"Jalan ini sangat perlu mendapatkan perhatian dari Pemerintah Daerah," tegas Satria. 

Dirinya berharap Pemkab Lombok Tengah dapat mendengar usulan tersebut karena akses itu sangat penting bagi masyarakat. 

Ia mengaku pihaknya tidak bisa berbuat banyak kecuali ada kebijakan dari pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. 

"Kami mewakili masyarakat mohon kepada Bapak Bupati agar dapat minimal tahun ini dikerjakan," harapnya. (mcr38/jpnn)


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Edi Suryansyah

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler