Jalan Tikus Perbatasan RI-Malaysia Rawan Penyelundupan, Satgas TNI tidak Tinggal Diam

Kamis, 11 Maret 2021 – 05:01 WIB
FOTO ARSIP - Prajurit TNI saat menggagalkan penyelundupan 30 butir peluru dan dua orang warga Negara Malaysia di "jalan tikus" perbatasan Indonesia - Malaysia, di Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. (FOTO ANTARA/Timotius)

jpnn.com, KAPUAS HULU - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Indonesia-Malaysia di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat memperketat pengawasan jalan tikus atau jalur tidak resmi di wilayah batas kedua negara itu untuk mengantisipasi aksi pelaku penyelundupan barang ilegal, salah satunya narkoba.

Satgas menggencarkan patroli serta penyergapan di jalur tak resmi perbatasan kedua negara yang berada di Kalbar tersebut.

BACA JUGA: Sweeping di Perbatasan RI-Malaysia, Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Tangkap Pengedar Narkotika

"Kami memperketat pengawasan di jalur batas dengan cara melaksanakan patroli serta kegiatan penyergapan di setiap titik jalan jalur tikus yang mungkin dapat dilalui oleh para pelaku ilegal di sektor wilayah satgas kami," kata Komandan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 407/PK Letnan Kolonel (Letkol) Infanteri Catur Irawan kepada ANTARA di Putussibau, Kapuas Hulu, Kalbar, Rabu (10/3).

Letkol Inf Catur menegaskan bahwa patroli di sepanjang jalur tidak resmi rutin dilaksanakan terutama di jalur-jalur rawan terjadinya penyelundupan.

"Patroli di patok-patok batas negara juga rutin kami lakukan dan selalu dilakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait yang bertugas di perbatasan," kata Catur Irawan.

BACA JUGA: Satgas Pamtas Lakukan Pengintaian di Jalan Tikus Perbatasan Malaysia-Indonesia, Ini Hasilnya

Sementara itu Kepala Imigrasi Kelas III Putussibau M Ali Hanafi mengatakan pengawasan di jalan tikus memang kewenangan Satgas Pamtas TNI.

Namun, kata dia, koordinasi dan patroli gabungan juga selalu dilakukan di sepanjang jalur tidak resmi itu.

"Pengawasan di perbatasan memang kami perketat. Kami juga rutin melakukan operasi gabungan berupa patroli, apalagi sempat di kabarkan adanya penyelundupan narkoba," katanya.

Menurut dia, jalur tikus memang rawan sebagai tempat penyelundupan barang serta pelintasan secara ilegal, sehingga upaya pencegahan serta pengawasan terus dilakukan bersama pihak terkait lainnya.

"Yang jelas jalur tikus telah diawasi secara ketat dan itu dijaga oleh Pamtas," ungkap M Ali Hanafi. (antara/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

BACA JUGA: Dramatis, He Melawan Bripka Andi dan Briptu Wisnu, Polisi Keluarkan Pistol


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler