Jalan Timnas ke London Masih Jauh

Rabu, 23 Februari 2011 – 13:20 WIB
Latihan timnas U-23 di Senayan, Jakarta. Foto: Dok. JPNN.
PALEMBANG - Timnas Indonesia pernah mengukir sejarah lolos ke Olimpiade Melbourne 1956Saat itu, Pasukan Merah Putih, julukan timnas Indonesia, dilatih Toni Pogacnic asal Yugoslavia.

Di ajang itu, Indonesia sempat berhasil menahan Uni Soviet 0-0 dalam pertandingan pertama

BACA JUGA: Indonesia v Turkmenistan: Langsung Serang

Tapi karena sebagian besar pemain cedera dan kelelahan, sehingga harus takluk dalam pertandingan playoff dengan skor 0-4.

Setelah itu, Indonesia belum sekalipun pernah tampil di olimpiade
Usaha untuk merebut satu tiket ke ajang multieven yang diikuti oleh semua negara belahan dunia itu, selalu kandas di babak kualifikasi.

Tahun ini, Indonesia kembali mencoba untuk mewujudkan mimpi yang belum pernah terwujud itu

BACA JUGA: Inter Milan v Bayern Munchen: Bara Dendam

Perjuangan timnas U-23 (saat ini semua pemain masih berusia di bawah 22 tahun, Red), akan dimulai malam nanti dengan menghadapi Turkmenistan di babak pra-kualifikasi Olimpiade 2012
Namun, perjalanan menuju Olimpiade 2012 London itu masih jauh.

Turkmenistan baru rintangan awal dari tiga tahap menuju London

BACA JUGA: Sadar, Lawan Lebih Kuat

Laga malam ini adalah bagian dari kualifikasi olimpiade zona Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC)Bagaimana rute yang harus ditaklukkan Indonesia jika ingin tampil di Olimpiade London tahun depan?

Untuk menjadi salah satu wakil Asia, Indonesia harus bersaing dengan 35 negara anggota AFC lainnyaSesuai regulasi, anggota AFC dibagi ke dalam dua unggulanUnggulan utama diisi 13 negaraVietnam menjadi satu-satunya wakil dari Asia Tenggara (ASEAN/AFF) di siniUnggulan utama ini menunggu hasil pertemuan 22 tim terbawah.

Indonesia masuk dalam deretan unggulan 22 terbawah, bersama tim-tim seperti Thailand, Malaysia, Oman, Uni Emirat Arab, Yaman dan IranUndian terhadap laga yang mempertemukan Indonesia dan Turkmenistan, serta laga-laga lainnya itu, digelar pada 20 Oktober 2010 lalu.

Ke-22 tim unggulan terbawah tersebut menjalani fase pra-kualifikasi pada 23 Februari dan 9 Maret 2011, dengan sistem kandang-tandang (home and away)Satu pertandingan leg 1 antara Yaman melawan Singapura, dilangsungkan pada 2 Maret 2011.

Nantinya, 11 pemenang dari pra-kualifikasi tersebut, akan bergabung dengan 13 tim unggulan teratas seperti Australia, Jepang, Arab Saudi, Qatar, Korea Selatan dan VietnamKe-24 tim itu kemudian akan saling bertemu dalam babak pertama dengan format home & away, yang dijadwalkan pada 19 dan 23 Juni 2011.

Lantas, ke-12 tim yang lolos, akan dibagi menjadi tiga grup yang berisikan masing-masing empat timPertandingan grup itu dijadwalkan berlangsung 21 September, 23 dan 27 November 2011, serta 5 dan 22 Februari, dan 14 Maret 2012.

Setiap juara grup otomatis akan menggenggam satu tiket ke Olimpiade London 2012Sedangkan runner-up dari ketiga grup tersebut, akan saling bertemu untuk memperebutkan satu tiket playoffLaga tiga runner-up ini akan digelar di tempat netral, dengan format setengah kompetisi (round robin), pada 25-29 Maret 2012.

Pemenang dari babak playoff itu, nantinya akan dihadapkan dengan posisi 4 wakil Afrika (CAF), untuk memperebutkan satu tiket ke LondonDengan demikian, artinya total Asia hanya mendapat tiga jatah tiket otomatis ke London, dan maksimal empat jika mampu mengalahkan wakil Afrika.

"Memang sulit bagi kita untuk bisa tampil di Olimpiade LondonTapi, kesempatan tetap ada, meski kecilPeruntungan itu yang akan kita coba raihCaranya adalah dengan membuat persiapan sebagus mungkin," kata Iman Arif, Plt Manajer Timnas U-23.

Untuk menggapai mimpi tersebut, timnas berusaha memperkuat diri dengan menaturalisasi tiga pemain keturunan asal Belanda, yaitu Ruben Wuarbanaran, Diego Michiels, serta Joe SukSayang, paspor ketiganya baru bisa kelar akhir bulan iniSehingga, mereka pun akhirnya tidak bisa memperkuat timnas saat melawan Turkmenistan malam ini.

"Kami upayakan mereka bisa main saat kita melawat ke Turkmenistan pada 9 Maret nanti," ungkap Iman Arif pula. (ali/ito/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lima Wasit Asing Segera di LPI


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler