BEKASI - Warga yang memilih melintasi akses wilayah Kota Bekasi saat mudik Lebaran 2011 nanti, diminta agar berhati-hatiPasalnya, jalan akses mudik menuju kawasan Jawa Barat itu kondisinya rusak parah
BACA JUGA: Pusat Kota Macet, Oneway Diberlakukan
Dinas Bina Marga dan Tata Air (Bimarta) Kota Bekasi mendata sedikitnya ada 8 titik akses mudik yang kondisinya rusak parah
BACA JUGA: Foke Janji Sikat Habis Baliho Ilegal
Lantaran hingga kini belum ada pencairan APBD Kota Bekasi 2011 guna pemeliharaan dan perbaikan akses jalan rusak tersebut
BACA JUGA: E-KTP Ditarget Selesai 120 Hari
”Ini terjadi karena Rencana Kerja Anggaran (RKA) yang belum ditanda tanganiTanpa RKA maka kami tidak bisa bekerja,” terangnya kepada INDOPOS (JPNN Group)
Dia juga mengatakan sangat khawatir kerusakan jalan akses mudik ini bila dibiarkan akan menimbulkan kecelakaan lalu lintas”Kerusakannya memang cukup parah dan tersebar,” paparnya.
Akses mudik yang rusak seperti Jalan KHNoer Ali, Jalan Mayor Hasibuan, Jalan Sudirman, Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jalan Sultan AgungLalu, ada juga di Jalan Chairil Anwar, Jalan Cut Mutiah dan Jalan Narogong
Dari pantauan INDOPOS (JPNN Group), kerusakan jalan yang jadi akses mudik itu rata-rata berkedalaman dengan diameter 10 centimeter dan lebar bervariasi antara 10-40 centimeterSelain itu, jarak antara lubang yang satu dengan yang lainnya cukup berjauhan, bahkan posisinya tersebar tak beraturan
”Lubang-lubang itu yang saya anggap rawanTerutama, bagi pemudik sepeda motor yang melintasi jalur tersebutLetak lubang yang tersebar amat membahayakan bagi mereka yang tak waspada melajukan kendaraannyaApalagi jika hujan dan malam hariKarena kerikil jalan sangat licin,” cetusnya
Walau begitu, pejabat yang akrab disapa Tri ini mengaku akan berusaha memperbaiki akses jalur mudik itu sebelum memasuki masa arus mudik pada H-7 mendatang
Dia mengatakan akan mengusulkan ke pimpinan daerah agar bisa menggunakan dana talangan Rp 3 miliar guna memperbaiki jalan tersebut”Memang masalahnya sampai saat ini lelang proyek perbaikan dan pemeliharaan jalan belum dilakukan karena ketiadaan RKAKami juga takut menyalahi ketentuan jika melakukan perbaikan,” ungkapnya juga
Terkait penggunaan dana talangan, Tri mengaku akan berkoordinasi dengan pimpinannya”Kami akan mencari jalan keluar perbaikan jalan rusak yang akan dilalui pemudik,” ungkap Tri juga
Pilihan lain, kata Tri juga, jika sampai pada H-7 jalan belum juga diperbaiki dengan memasang rambu peringatan agar para pemudik waspada saat memasuki titik-titik jalan yang rusakPemasangan rambu itu akan dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi
Sementara itu, Plt Walikota Bekasi Rahmat Effendi menerangkan berbagai proyek infrastruktur di Dinas Bimarta Kota Bekasi bakal diupayakan dilakukan sebelum akhir anggaran 2011 berakhirBerbagai langkah juga sudah dia lakukan agar Dinas Bimarta bisa menggelar berbagai proyek menggunakan dana APBD Kota Bekasi 2011
Seperti mengirimkan surat kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bekasi, BPK Provinsi Jawa Barat, BPKP, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hingga KPK terkait permasalahan tersebut”Agar kami mendapatkan legal opinion dari lembaga itu,” tandasnya(dny)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Kemacetan Jakarta Menyebar di 747 Titik
Redaktur : Tim Redaksi