Jangan-Jangan Ada Pejabat KemenPAN-RB Mau Hilangkan Profesi Guru PNS

Sabtu, 03 Juli 2021 – 20:36 WIB
Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim. Foto: tangkapan layar/Antara

jpnn.com, JAKARTA - Pernyataan Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Alex Denni tentang job atau pekerjaan ASN guru akan hilang seiring era digital mengundang reaksi kalangan pendidik.

Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim menilai pernyataan tersebut sangat merendahkan profesi pendidik khususnya guru PNS, bahkan terkesan insinuatif. 

BACA JUGA: Jangan Kaget Bila Suatu Saat Ada PHK Massal, PNS, Dokter dan Guru Masuk Target

"Apakah Pak Deputi Alex punya niat menghilangkan profesi guru PNS?" kata Satriwan kepada JPNN.com, Sabtu (3/7).

Menurut Satriwan, saat ini Indonesia sedang mengalami darurat guru PNS. Kekurangan jumlah guru ASN di sekolah negeri hingga 2024 mencapai angka 1,3 juta.

BACA JUGA: Kabar Gembira dari Mas Nadiem untuk Guru Honorer Pelamar PPPK 2021, Alhamdulillah

Satriwan menegaskan organisasi guru, para guru muda, dan mahasiswa calon guru di lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) sudah berada puncak kesabaran dengan keputusan pemerintah meniadakan rekrutmen guru CPNS 2021. Sebab, pemerintah hanya merekrut guru PPPK 2021.

"Jangan-jangan memang KemenPAN-RB berniat mengganti profesi guru dengan robot, tenaga mesin digital atau artificial intelligence?" ujarnya.

BACA JUGA: Pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK Serentak 30 Juni, Guru Honorer Masuk di Portal SSCASN

Oleh karena itu, Satriwan menganggap pernyataan Alex memperlihatkan sikap yang tidak berempati terhadap profesi guru dan perjuangan para tenaga pendidik selama ini.

Sampai kapan pun, tegas Satriwan, profesi guru tidak akan bisa digantikan oleh mesin. Dia mencontohkan Korea Selatan, Jepang, dan negara-negara maju di Eropa, yang menghargai profesi guru, bahkan menjadikan para pendidik sebagai pegawai negeri.

"Pak Deputi (Alex, red) tidak bisa memperlakukan profesi guru dan dokter seperti bicara sebagai seorang CEO perusahaan. Guru atau dokter PNS bukan buruh pabrik yang bekerja menghasilkan produk barang materiel," ucapnya.

Menurut Satriwan, guru bekerja dalam jangka panjang untuk menghasilkan SDM mumpuni. Oleh karena itu, dia menyebut kunci pentingnya adalah peningkatan kompetensi guru.

"Lha, selama ini pemerintah saja tidak banyak melakukan apa-apa untuk meningkatkan kompetensi guru," tandasnya.(esy/jpnn)

 

 

Video Terpopuler Hari ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... KemenPAN-RB Bantah Memotong Formasi PPPK Guru, Sebut Soal Pemda


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
CPNS   KemenPAN-RB   guru   guru pns  

Terpopuler