JAKARTA - Gagalnya kongres PSSI untuk memilih pengurus baru membuat kekhawatiran tentang sanksi dari FIFA semakin mengemukaPemerintah pun diminta segera melakukan intervensi demi masa depan persepakbolaan nasional.
Desakan itu dilontarakan Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna, Taufan EN Rotorasiko, di Jakarta, Sabtu (21/5)
BACA JUGA: Dihantui Sanksi FIFA, Sriwijaya FC Tetap ke Thailand
“Kalau pemerintah tidak intervensi lalu FIFA menjatuhkan sanksi, maka habislah persepakbolaan nasional," ucapnyaNamun yang lebih mengkhawatirkan, kata Taufan, adalah hilangnya semangat anak-anak muda terhadap sepak bola nasional
BACA JUGA: Samba Tanpa Kaka dan Ronaldinho
Taufan pun menyatakan rasa berduka atas kegagalan PSSI dalam menggelar kongresLebih lanjut Taufan mengatakan, PSSI seharusnya bercermin pada antusiasme pendukung sepakbola nasional yang begitu bergelora saat mendukung Timnas pada ajang Piala Asia 2010 lalu
BACA JUGA: Ada Harapan Ketat di GP Barcelona
Taufan bahkan menyebut saat Irfan Bachdim Cs berlaga di Piala Asia lalu itu sebagai perekat bangsa sekaligus menggugah rasa nasionalisme.Karenanya Taufan menyayangkan Kongres PSSI yang berakhir buntuMenurutnya, hal itu merupakan contoh buruk di tengah minimnya tokoh-tokoh muda yang bisa menjadi teladan.
"Yang harus diingat, sepakbola merupakan bagian dari kehidupan anak-anak mudaJadi pengurus PSSI jangan memberi contoh yang buruk,” pintanya
Meski demikian Taufan tetap berharap FIFA tidak sampai menjatuhkan sanksi kepada PSSI"Karena kalau sampai sanksi dijatuhkan, itu artinya akan banyak talenta-talenta muda yang terhambat," ulasnya.(jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Tenaga Terkuras, Mitra Jaga Kondisi
Redaktur : Tim Redaksi