Jangan Politisasi PNPM

Rabu, 24 Maret 2010 – 19:45 WIB
JAKARTA—Deputi Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Sujana Royat menegaskan tidak boleh ada politisasi dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri karena program tersebut untuk kepentingan masyarakat"Tidak boleh dipolitisasi dan tidak ada kepentingan politik kecuali hanya untuk kepentingan masyarakat," katanya di Jakarta, Rabu, di sela-sela Rapat Kerja Nasional Pemberdayaan Masyarakat dalam rangka sosialisasi PNPM Mandiri Perdesaan Tahun 2010.

Ia mengatakan PNPM Mandiri seharusnya tidak dipakai untuk alat kepentingan politik."Seluruh program-program untuk rakyat, tidak ada kaitannya dengan kepentingan lain, selain untuk memberantas kemiskinan," katanya.Menurut Sujana, pihaknya menemukan sejumlah kondisi di daerah di mana ada beberapa kader partai politik yang ingin menjadi fasilitator PNPM Mandiri.

Penyelewenangan biasanya terjadi karena adanya fasilitator.’’ Banyak kepala daerah, organisasi daerah dan partai politik yang menjadi fasilitator

BACA JUGA: PNPM Diboncengi Kepentingan Politik

Karena PNPM ini kan memang diserahkan kepada daerah untuk diurus mandiri
Ternyata ada jumlah mencapai Rp 100 miliar yang disalahgunakan fasilitator ini

BACA JUGA: Penangkapan Teroris Untungkan Singapura

Biasanya diselewengkan dengan diarahkan pada kegiatan yang tidak seharusnya,’’ tegas Sudjana

Karena itulah, untuk anggaran PNPM 2010 sebesar Rp 11 triliun lebih, Sudjana kembali mengingatkan, bahwa PNPM adalah program kerakyatan dan bukan program untuk partai politik atau kepentingan pribadi.’’Sejak awal digulirkan, banyak partai politik yang ingin kerjasama melalui PNPM
Kita tegaskan kembali dan intruksi Presiden sudah jelas, bahwa program ini tidak boleh terkait dengan kepentingan apapun selain program untuk kerakyatan secara mandiri,’’ tegasnya.

PNPM Mandiri merupakan salah satu kebijakan yang ditempuh pemerintah dalam meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.Program ini dikembangkan melalui beberapa program inti yakni PNPM Perdesaan, PNPM Perkotaan, PNPM Infrastruktur Perdesaan, dan PNPM Pengembangan Infrastruktut Sosial Ekonomi Wilayah.(afz/jpnn)

BACA JUGA: Sebaiknya Tempuh Jalur MK

BACA ARTIKEL LAINNYA... Teroris Dalang Penembakan Warga Asing


Redaktur : Auri Jaya

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler