Jaringan Penembak Polisi Diduga Rancang Aksi Lagi

Sabtu, 31 Agustus 2013 – 23:29 WIB

jpnn.com - JAKARTA – Jajaran Polri diingatkan untuk tetap waspada meski identitas pelaku penembakan anggota polri di Ciputat dan Pondok Aren, Tangerang, sudah bisa diungkap, meski belum berhasil ditangkap.

Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Mulyana W Kusumah mengingatkan, kelompok ini harus diwaspadai. Mereka mempunyai tingkat keterlatihan menggunakan dan merakit senjata api serta bom pipa, memiliki jaringan, dan mempunyai mobilitas tinggi.

BACA JUGA: Polri Garap Dugaan Curi Start Kampanye Gerindra dan Golkar

“Sebelum tertangkap dan terungkap tuntas, para pelaku kekerasan bersenjata terhadap anggota Polri, tetap berbahaya. Tidak tertutup kemungkinan mereka merancang aksi baru, walau dengan pelaku yang berbeda,” kata Mulyana, Direktur Seven Strategic Studies (7SS), kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (31/8) siang.

Karenanya, Mulyana menyarankan polri untuk mengoptimalkan operasi pengejaran untuk membekuk seluruh jaringan pelaku kekerasan bersenjata terhadap personil Polri.

BACA JUGA: Marzuki Senang JK dan Mahfud Tolak Ikut Konvensi

Mulyana menegaskan, dirinya mengapresiasi kinerja polri dalam mengungkap kasus ini.  Menurutnya, ini  menunjukkan kapasitas institusi polri yang  sungguh-sungguh memburu pelaku kekerasan bersenjata terhadap anggota Polri.

Mulyana juga menanggapi mengenai dugaan pelaku yang disebut-sebut pernah menjalani pelatihan paramiliter di Gunung Sawal.  Dikatakan, Gunung Sawal, dengan luas sekitar 5.360 hektar, jauh dari Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, adalah lokasi yang sulit dideteksi. (sam/jpnn)

BACA JUGA: Jika Irman Capres, Senator Sulsel Janjikan 26 Persen Suara

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Klaim Punya Jaringan, Yakin Tak Rogoh Kantong Terlalu Dalam


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler