JAKARTA - Setelah sempat tenggelam, rencana pembangunan jalan tol Gempol-Pandaan kembali mengemukaIni setelah PT Jasa Marga (Persero) mengambil alih proyek tersebut dari tangan perusahaan Singapura, yang memenangkan tender sebelumnya
BACA JUGA: IHSG Kembali Bertengger di 3.700
Investasi Rp 1 triliun siap dikucurkan untuk menyelesaikan ruas tol sepanjang 12 km tersebut.Direktur Utama Jasa Marga Frans Sunito menjelaskan, proses akuisisi yang dilakukan Jasa Marga mulai dijalankan pertengahan bulan lalu
BACA JUGA: PLN Cetak Laba Rp 10 T
Dengan akuisisi itu, Jasa Marga mimiliki 52 persen dari total investasi pembangunan tol tersebut.Saat dilakukan proses ambil alih pengerjaan tol tersebut, upaya pembebasan tanah masih terus berjalan
BACA JUGA: Hatta Tegaskan Pembatasan BBM Bersubsidi Ditunda
Perkembangan terbaru, Frans menjelaskan, proses pembebasan lahan sudah 80 persenDia menuturkan, saat ini terus terjalin komunikasi intensif antara warga dengan Pemerintah Kabupaten PasuruanFrans berharap, pembebasan lahan benar-benar rampung akhir Mei mendatangSehingga, pengerjaan konstruksi jalan sudah bisa dikebut pada Juni tahun ini.
Jasa Marga menegaskan, pihaknya baru bisa membangun konstruksi jalan jika pembebasan lahan benar-benar sudah rampungMeskipun begitu, Frans menjelaskan Jasa Marga tidak berhak mengikuti langsung proses pembebasan lahan tersebut"Tapi kami tetap mendorong supaya cepat rampung," kata dia.
Dana pembangunan tol tersebut mengucur dari dua kranDari total investasi pembangunan sebesar Rp 1 triliun, 30 persen diambilkan dari dana perusahaan (Jasa Marga)Sisanya, sebesar 70 persen memanfaatkan pinjaman bank.
Ruas Tol Gempol-Pandaan akan tersambung dengan ruas tol Pandaan-MalangNamun, ruas tol Pandaan-Malang saat ini masih masuk tahap tenderRuas tol lain yang akan digarap di Jawa Timur di antaranya, Gempol-Pasuruan, Pasuruan-Probolinggo, dan Probolinggo-Banyuwangi
Proyek tol lain yang sudah berada di depan Jasa Marga adalah Tol Dalam Kota SurabayaFrans menjelaskan, pengerjaan tol tersebut masih alotPihak Jasa Marga masih menunggu tarik ulur persetujuan pembangunan ruas tol tersebut antara Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim
"Jasa Marga itu tugasnya membangun sajaTanah dan lahan tetap menunggu persetujuan dari pemerintah," tandasnya.(wan/nw)
BACA ARTIKEL LAINNYA... League Perbesar Ekspor di Tiga Benua
Redaktur : Antoni