Jatuh dari Lantai 5 Rusunawa, Selamat, Cinta Cerita Mistis

Rabu, 05 Desember 2018 – 23:39 WIB
Cinta yang sedang tidur pulas dijaga ibu dan neneknya di Rumah Sakit Dr FL Tobing Sibolga. Foto: metrotabagsel/jpg

jpnn.com, SIBOLGA - Seorang balita bernama Cinta Alfira Nasution, 4, bikin geger warga gedung Rusunawa Sibolga, Sumut, baru-baru ini.

Pasalnya, Cinta ditemukan selamat setelah terjatuh dari lantai lima tempat tinggal mereka tersebut.

BACA JUGA: Polisi Gagalkan Penyeludupan 24 Bal Ganja di Padangsidimpuan

Kondisinya saat ini sudah mulai membaik. Namun di balik kejadian nahas tersebut, ada cerita menarik tentang sosok misterius yang dilihat Cinta.

Ya, setelah siuman, Cinta sempat bercerita kepada ayah dan ibunya, sebuah cerita mistis yang terjadi sebelum dia terjun dari lantai V.

BACA JUGA: Hindari Razia Satpol PP, Pelajar Hanyut di Sungai Sibuluan

Seperti yang diceritakan Lina, ibu kandung Cinta saat ditemui di ruang rawat anak Rumah Sakit Dr FL Tobing Sibolga, Rabu (5/12).

Sambil menjaga Cinta yang sedang tertidur, Lina menjelaskan cerita Cinta kepadanya. Berawal, saat dirinya mencoba bertanya kepada Cinta, kenapa sampai jatuh dari lantai V.

BACA JUGA: 4 Orang Tewas Akibat Tertimpa Longsor di Sibolga dan Madina

Menurut Cinta, pagi itu saat dia tidur, ada dua sosok anak kecil berwajah seram yang mengganggu tidurnya. Lina berpendapat sosok misterius itu adalah makhluk gaib.

Lantas karena terusik dengan tingkah kedua sosok tersebut, Cinta pun terjaga dari tidurnya dan berusaha lari.

“Ada anak-anak dua orang, kemudian ada seorang wanita dewasa, seperti ibu kedua sosok itu. Wanita itu terlihat oleh Cinta sedang membawa pisau. Lalu kedua sosok anak itu mengganggu Cinta tidur,” kata Lina menceritakan pengakuan Cinta kepadanya.

Selanjutnya kedua mahluk tersebut menurut Cinta, mengancamnya dengan pisau dan terus mengejarnya. Takut dilukai, putri kedua pasangan Afrizal dan Lina itu mencoba membuka pintu depan untuk keluar dari rumah. Namun sayang, pintu terkunci dari luar.

Dengan perasaan takut, Cinta mencoba mencari jalan lain agar bisa selamat dari kejaran sosok tersebut.

“Pintu gak bisa dibuka, tapi dikunci ayahnya dari luar, pas mau mengantarkan kakaknya ke sekolah. Sempat dia katanya teriak, tolong Bunda. Tapi gak ada yang mendengar. Teruslah katanya dia dikejar-kejar anak-anak yang dua itu dengan pisau. Anak-anak itu saja katanya yang mengganggu dia. Kalau mamaknya, gak ada mengganggu,” ketus Lina.

Di tengah ketakutannya, Cinta lari ke kamar dan mengambil dua bantal. Kemudian, dia menaruhnya persis di bawah jendela. Saat dia mencoba memanjat jendela tersebut, dua sosok tersebut mendorongnya hingga terjatuh dari lantai V.

“Ditolak orang itu Cinta, makanya Cinta jatuh,” kata Lina menirukan ucapan Cinta kepadanya.(ts)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ibu dan 3 Anak di Sibolga Tewas Tertimbun Longsoran Pondasi


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler