Jelang Mudik, YLKI Tinjau Fasilitas Pelabuhan Merak

Minggu, 08 Juni 2014 – 20:32 WIB

jpnn.com - MERAK – Jelang mudik lebaran tahun 2014, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meninjau pelabuhan penyeberangan milik PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, akhir pekan kemarin (6/6). Peninjauan tersebut untuk memastikan persiapan angkutan arus mudik lebaran yang waktunya hanya hitungan minggu, dan korelasinya terhadap besarnya tarif angkutan.

"Kita di sini untuk meninjau fasilitas yang disiapkan ASDP kepada konsumen jasa penyeberangan. Kita juga ingin tahu dan memeriksa fasilitas apa saja yang sudah disiapkan untuk para penumpang pengguna jasa penyeberangan," kata Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian Anggota YLKI Jakarta, kemarin.

BACA JUGA: NTB Ngotot Pamerkan Kerajinan Tenun ke Dunia Internasional

Tulus memastikan fasilitas yang disiapkan PT ASDP agar sebanding dengan harga tiket yang dibayarkan penumpang penyeberangan. "Apakah fasilitas sudah sesuai dengan harga tiket yang penumpang bayarkan, ini yang ingin kami cari tahu," ujarnya. 

Direktur Usaha Pelabuhan PT ASDP Jakarta Prasetyo Bakti Utomo menjelaskan, pihaknya sudah mempersiapkan fasilitas untuk para pengguna jasa mulai dari pelabuhan hingga fasilitas penumpang di dalam kapal. "Intinya kita sudah siap untuk menyambut angkutan mudik Lebaran tahun 2014 ini," kata Prasetyo.

BACA JUGA: Pantura Sudah Bisa Dilewati Pemudik Akhir Juni

Sementara itu, Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak Mario S Utomo mengaku, pihaknya sudah melakukan persiapan mudik lebaran dari jauh-jauh hari. Meski masih hitungan minggu, ia juga mengaku belakangan sudah terjadi peningkatan volume kendaraan di Pelabuhan Merak namun belum signifikan.

"Memang peningkatannya belum terlalu tinggi; hanya meningkat sekitar 5 persen saja dari hari biasa, khususnya untuk truk sembako," ungkapnya.

BACA JUGA: Camat Bilang Warga Tarik Pungutan Kendaraan Berat tak Masalah

Agar tidak terjadi kepadatan di pelabuhan, lanjut Mario, saat ini pihaknya mengoperasikan 27 kapal. "Menyambut mudik lebaran nanti, seluruh armada kapal akan disiapkan termasuk armada bantuan. Jumlahnya bisa mencapai lebih dari 34 armada,"kata Mario.

Sementara pantauan INDOPOS,  kemarin (7/6), mulai dari dermaga satu pelabuhan hingga dermaga lima terlihat antrean truk yang menunggu giliran untuk masuk kapal. Dadang, 34, sopir truk ekspedisi saat ditemui sedang antre di dermaga dua Pelabuhan Merak, mengaku membawa barang kelontongan dari Jakarta dengan tujuan Palembang.

Dadang mengaku dalam sepekan terahir ini harus bolak balik Jakarta-Palembang untuk mengantarkan barang pesanan. "Sekarang muatan lagi ramai, karena jelang puasa. Permintaan barang dari Sumatera meningkat. Biasanya satu minggu hanya satu kali. Saat ini bisa dua sampai tiga kali, bahkan kita tidak sempat menginap di Palembang, begitu bongkar barang langsung balik ke Jakarta," ujarnya.

Senada dikatakan Mardian, sopir truk yang membawa bawang ke Lampung.  "Permintaan meningkat, makanya kita harus memenuhi permintaan, dengan meningkatnya permintaan kita harapkan tidak terlalu lama mengantre di pelabuhan," katanya. (Bud) 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Brosur Cerita Prabowo Tampar Perwira AS Dibagikan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler