Jelang Pilgub Lampung 2018, KPU Minta Petugas PPDP Ditambah Lagi

Jumat, 02 Juni 2017 – 19:22 WIB
Ilustrasi. Foto: dokumen JPNN

jpnn.com, BALIKBUKIT - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Barat mengatakan medan yang dihadapi petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) pada Pemilihan Gubernur (Pilgub Lampung 2018 makin berat.

Untuk itu, KPU Lambar berharap jumlah PPDP ditambah dari jumlah saat Pilkada Lambar 15 Februari 2017.

BACA JUGA: Terima Nasib, Jangan Marah Kalah Pilkada

Pada pelaksanaan Pilkada 2017, PPDP hanya satu orang yang ditempatkan di setiap tempat pemungutan suara (TPS).

Hal itu dinilai sangat kurang, karena jumlah pemilih yang dimutakhirkan sekitar 400 orang per TPS.

BACA JUGA: Komisi V DPR Dukung Perluasan Dermaga Utama Basarnas Kawasan Timur

Terlebih, medan dan akses jalan di Lambar rata-rata sangat sulit ditembus, sehingga PPDP dinilai tidak efektif.

Ketua KPU Lambar Imtizal mengatakan, untuk kebutuhan PPDP di Lambar menjadi keluhan karena jumlahnya kurang. Sedangkan untuk jumlah Panitia Pemilihan Kecamatan dan Panitia Pemungutan Suara (PPK PPS) untuk pilgub 2018, sampai saat ini juga masih menunggu aturan.

BACA JUGA: Laporan Pertanggungjawaban Dana Parpol Paling Telat 31 Januari

”Apabila melihat kebutuhan jumlah PPK PPS saat pilkada 2017 lalu masih bisa dibilang cukup dan masih efektif. Hanya saja untuk PPDP apabila dalam satu TPS terdapat lebih 400 orang pemilih, kalau satu orang petugas yang memutakhirkan data pemilih maka tidak efektif. Sebab medan yang sulit rata- rata di Lambar membutuhkan minimal 2 orang PPDP,” ujarnya kepada Radar Lampung, kemarin.

Disinggung mengenai kebutuhan Jumlah anggaran yang diperlukan untuk pelaksanaan plgub untuk KPU Lambar, Imtizal mengatakan, pihaknya menyerahkan semuanya ke KPU provinsi.

“Kebutuhan anggaran pilgub kewenangan KPU proviinsi. Mereka (KPU provinsi, Red) juga telah menghitung dan mempertimbangkan dan melihat anggaran yang dibutuhkan pada pemilu sebelumnya. Jadi kita serahkan saja ke KPU provinsi,” ungkapnya.

Terkait persiapan pelaksanaan pilgub di KPU Lambar, sajuh ini, baru sebatas koordinasi tentang Daftar Pemilih Tetap (DPT) dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil )setempat. Selebihnya masih mengikuti bimbingan teknis (bimtek) bersama KPU provinsi.

Sebelumnya, Komisioner KPU Lampung Solihin mengatakan, saat ini persiapan Pilgub 2018 serta Pilkada Lampung Utara dan Tanggamus 2018 terus dimatangkan. ”Kami sampai saat ini masih mematangkan anggaran pilgub 2018. Termasuk juga persiapan NPHD,” ucapnya.

Dikatakan, persiapan NPHD adalah terkait pelaksanaan tahapan pilgub 2018 di tahun 2017 yang dianggarkan sebesar Rp44 miliar. Sisanya akan dianggarkan pada APBD 2018. ”Jadi kita siapkan anggaran dan NPHD untuk anggaran tahapan di 2017,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait tahapan pilkada 2018 yang bakal digelar pemungutan suara pada 27 Juni 2018 mendatang, diperkirakan akan dimulai pada Oktober 2017 mendatang.

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, KPU RI berencana membawa sembilan draf PKPU yang akan disahkan pemerintah setelah berkonsultasi dengan DPR.

"Kalau tidak ada perubahan signifikan kita akan memulai pilkada 2018 pada Oktober tahun ini," kata Arief. (jks/c1/gus)

BACA ARTIKEL LAINNYA... PDIP: Kalau Jadi Wakil Lebih Baik Tidak Usah Maju


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler