Jenazah Ditemukan di Sulbar, Keluarga Saiful Tunggu Kabar Resmi dari AirAsia

Rabu, 28 Januari 2015 – 16:35 WIB
Jenazah korban AirAsia QZ8501 yang jatuh di Selat Karimata, Kalimantan Tengah, 28 Desember tahun lalu. Jenazah ini ditemukan nelayan Luaor, desa Bonda, kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulbar pada Rabu (28/1) pagi. Foto: Adi/RakyatSulbar/JPNN.com

jpnn.com - PEKANBARU - Keluarga Saiful Rahmat, teknisi pesawat nahas AirAsia QZ8501 yang jatuh di Selat Karimata, Kalimantan Tengah, 28 Desember 2014 sudah mendegar kabar temuan jenazah oleh Nelayan Luaor, Desa Bonda, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat pada Rabu (28/1) pagi.

Kakak Saiful, Nunung yang berada di Pekanbaru, Riau berharap bahwa jenazah yang ditemukan itu adiknya. "Kami sudah dapat kabar dari media," kata Nunung kepada Pekanbaru Pos (Grup JPNN.com), Rabu (28/1).

BACA JUGA: Ini Alasan Menteri Marwan Mengapa Permen BUMDes Begitu Penting

Meski sudah mendapat kabar, namun Nunung masih menunggu informasi resmi. Informasi resmi yang dimaksud adalah dari perusahaan AirAsia. "Belum ada, kami masih menunggu," kata Nunung.

Seperti diketahui, nelayan Sulbar menemukan jenazah dengan kondisi memperihatinkan. Hanya mengenakan celana Jins warna biru yang di saku celanya ditemukan kartu identitas berupa e-KTP. Korban merupakan pegawai swasta bernama Saiful Rahmat, kelahiran Kalijati, 11 September 1976, yang beralamat di Jalan Surya No. 524, RT 005, RW 009, Kelurahan Halim Prdana Kusuma, Jakarta Timur.

BACA JUGA: Komnas HAM Minta Klarifikasi Wakapolri

Selain berisi KTP, dalam dompet korban ditemukan pula SIM, ATM, serta uang ratusan ribu rupiah. “Mayat yang ditemukan itu merupakan teknisi radio Air Asia,” kata Kapolres Majene, AKBP Mohammad Ridwan, Rabu (28/1).

AKBP Ridwan mengatakan, setelah berhasil dievakuasi oleh Tim dari Polri -TNI dan HMI, korban langsung dibawa ke RSUD Majene untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut. Setelah itu, korban akan dibawa ke Makassar dan diterbangkan ke Jakarta. (awa/jpnn)

BACA JUGA: Saksi Mangkir, Bukan Berarti Polri Tak Menghormati KPK

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pimpinan Komisi V DPR Minta Jonan Selesaikan Secara Adat


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler