Jet Tempur Tercepat Dilego Rp 350 Juta

Jumat, 19 Agustus 2011 – 12:12 WIB
YORKSHIRE - Para kolektor bendara bersejarah, khususnya pesawat dirgantara, bisa memanfaatkan kabar iniSebuah pesawat tempur F-104 Starfighter yang pernah digunakan militer Amerika Serikat (AS) pada era Perang Dingin ditawarkan kepada publik.

Jet tempur yang pernah tercatat sebagai pesawat tercepat di jagat, dengan mencatat kecepatan puncak 1.382 mil per jam, tersebut akan dijual sekitar 25 ribu poundsterling (sekitar Rp 350 juta)

BACA JUGA: Jet Tempur Turki Hajar Area Kurdi

Padahal, biaya pembuatan pesawat itu semula mencapai USD 1,42 juta (sekitar Rp 12 miliar).

Kini pesawat tersebut sedang menjalani perbaikan
Jet Art Aviation, yang berpusat di North Yorkshire, utara Inggris, hanya butuh waktu sekitar empat pekan untuk merenovasi pesawat itu

BACA JUGA: Nilai PM Terlalu Berlebihan, Para Aktivis HAM Protes

Sayang, pesawat yang pensiun pada 1987 tersebut tidak memiliki mesin lagi dan tidak bisa terbang.

Chris Wilson, 33, dari Jet Art Aviation, berharap harga jual pesawat pertama yang pernah mencapai kecepatan MACH 2 (dua kali kecepatan suara) itu kelak akan lebih tinggi.

"Pesawat ini sangat cocok ditempatkan di lokasi mencolok dan tidak terlalu luas
(Pesawat) itu akan menjadi pelengkap utama taman, gerbang penjagaan, atau museum," tutur Wilson, seperti dikutip Daily Mail kemarin (18/8)

BACA JUGA: Mancing Bersama, Putin-Medvedev Tepis Isu Tak Akur

"Pesawat yang luar biasa itu dibawa ke bengkel kami empat pekan laluKami pun berupaya memperbaikinya secantik mungkin ketika dilego nanti," lanjutnya.

Pernah menjadi kebanggaan Angkatan Udara (AU) AS, pesawat F-104 Starfighter mampu terbang pada ketinggian 48 ribu kaki (sekitar 14.630 meter) hanya dalam satu menitPertama kali dioperasikan AU AS pada 1958, pesawat itu lantas ditempatkan di Jerman Barat saat era Perang DinginKecepatan Starfighter diperlukan saat itu untuk menghadapi kekuatan jet tempur Uni Soviet.

"Di tangan pilot yang tepat, pesawat ini mampu cepat melesat dan sukses menjaga perdamaian di langit Eropa saat berpatroli pada era Perang Dingin," ujar Wilson"F-104 mampu terbang dan mendarat dalam kecepatan tinggiBagian sayap kecil yang bisa mengontrol kecepatan udara merupakan karya seni yang bagus," tambahnya.

Jet tempur yang dijual itu adalah bekas pesawat milik Luftwaffe (angkatan udara Jerman Barat) yang dibuat dengan lisensi MesserschmittHanya pesawat itu memiliki kelemahanRekor terbangnya ternoda dan juga buruk karena acap mengalami musibahMisalnya, Luftwaffe kehilangan 293 pesawat F-104 karena hancur dalam kecelakaanTotal 110 pilot dari angkatan udara itu tewas.

Bagian yang direnovasi Jet Art Aviation terutama kokpitKendati begitu, pesawat itu tak punya mesin dan tidak dilengkapi lagi dengan sistem persenjataanTetapi, rentang sayapnya yang mencapai 21 kaki (sekitar 6,4 meter) bisa menjadi salah satu ornament taman yang paling mengesankan di dunia.

"Kokpitnya masih lengkapTermasuk, ada kursi lontar Martin Baker dan beberapa instrumen lainnyaPesawat yang didesain sangat cantik itu akan menjadi alat promosi bisnis yang fantastis," jelas Wilson(Daily mail/dwi)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Oposisi Yakin Segera Tumbangkan Kadhafi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler