JI-IFC, Langkah Awal Bawa Indonesia Pusat Syariah Dunia

Senin, 16 Januari 2017 – 13:18 WIB
Ilustrasi. Foto: JPNN

jpnn.com - jpnn.com - PT Bank Syariah Mandiri (BSM) akan menggencarkan pemasaran produk pembiayaan pensiunan dengan skim syariah.

Hingga saat ini, BSM adalah satu-satunya bank syariah yang memiliki produk tersebut.

BACA JUGA: Laba Unit Usaha Syariah Bank NTB Melesat 37 Persen

Sampai akhir Desember 2016, outstanding pembiayaan pensiunan BSM mencapai Rp 1,44 triliun.

Jumlah itu telah tumbuh Rp 543 miliar atau 165 persen jika dibandingkan dengan kinerja hingga akhir Desember 2015.

BACA JUGA: Fokus Segmen Ritel, BSM Siapkan 5 Produk Unggulan

”Alhamdullilah, kami masih bisa menumbuhkan pembiayaan pensiun pada 2016 dengan kualitas baik dan akan berlanjut di 2017,” ujar SEVP Retail Banking BSM Niken Andonowarih, Minggu (15/1).

Hingga Desember 2016, pensiunan yang menyalurkan pembiayaan pensiun melalui BSM berjumlah 13.447 orang.

BACA JUGA: Target 3 Juta UMKM Tersertifikasi Halal

 Angka itu tumbuh 130 persen dari posisi tahun sebelumnya, yakni 5.854 orang.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D. Hadad menambahkan, industri keuangan syariah tahun ini harus bangkit dan mampu memaksimalkan produk-produk unik yang tidak banyak dimiliki bank konvensional.

Sebab, tahun lalu industri keuangan syariah mengalami tahun konsolidasi.

Berbagai upaya perbaikan struktural telah dilakukan untuk meningkatkan ketahanan dan daya saing industri keuangan syariah nasional.

”Saya berharap 2017 ini adalah tahun recovery bagi industri keuangan syariah kita,” ujarnya.

Dia mengharapkan, pertumbuhan pembiayaan perbankan syariah mampu tumbuh antara sembilan persen hingga 12 persen.

Muliaman berharap, pasar modal syariah lebih optimistis tahun ini.

OJK akan mendorong pembentukan unit atau lembaga keuangan syariah baru di industri pasar modal.

Yaitu, unit pengelolaan investasi syariah atau manajer investasi syariah.

Unit tersebut akan didirikan terpisah dari manajer investasi konvensional. Unit itu akan bekerja khusus mengelola produk-produk reksa dana syariah.

Untuk melengkapi upaya pengembangan keuangan syariah di tanah air, OJK juga mendorong pendirian Jakarta International Islamic Financial Center (JI-IFC).

Itu merupakan pusat bisnis dan investasi syariah dalam bentuk kawasan ekonomi khusus (KEK).

”Berdirinya JI-IFC ini merupakan langkah awal untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat keuangan syariah dunia,” jelas Muliaman. (rin/c5/noe)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 200 Koperasi Syariah Akan Dibentuk Tahun Ini


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
syariah  

Terpopuler