Jika BNN Setara KPK, TNI Bisa Memimpin

Jumat, 11 Maret 2016 – 14:14 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond J Mahesa. FOTO: JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA – Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond J Mahesa berharap Presiden Joko Widodo jangan tanggung-tanggung melakukan penguatan terhadap Badan Narkotika Nasional (BNN). Kalau mau, jadikan saja instansi yang kini dipimpin Komjen Pol Budi Waseso seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pemikiran ini didasari bahaya narkoba yang justru lebih parah dibandingkan korupsi maupun terorisme yang ditanggulangi oleh BNPT. Sebab, barang haram itu merusak generasi bangsa sampai ke pelosok-pelosok desa.

BACA JUGA: Dukung Presiden untuk Bereskan Mafia Impor Daging

“BNN ini kan extra ordinary seperti korupsi di KPK. Jadi apa BNN mau dibuat seperti KPK. Kalau begitu nanti bukan polisi saja yang bisa memimpin, bisa TNI, Polri atau profesional lain,” kata Desmond menjawab JPNN.com, Jumat (11/3).

Bicara BNN, lanjut Desmond, kalau aparaturnya lemah, maka tidak tertutup kemungkinan pejabatnya juga mudah disuap pengedar. Termasuk, bila BNN dihadapkan pada kasus yang dibekingi oknum jenderal maka sulit juga mereka menindaknya. Hal tersebut bukan tak mungkin terjadi, karena faktanya sekarang, peredaran narkoba begitu marak di masyarakat.

BACA JUGA: Buwas: Status Jangan Dikaitkan dengan Kepangkatan

“Kenapa tidak dibikin seperti KPK saja, penyidik juga ada independen. Dalam pasal tertentu di KUHAP, bisa saja masuk pasal tentang lembaga-lembaga sifatnya ordinary bisa angkat penyidik independen, KPK, BNN, tambah BNPT," katanya.

Karena itu, politikus Gerindra ini berharap penguatan terhadap BNN tidak setengah-setengah. Harus ada keistimewaan terhadap lembaga tersebut secara struktural. Karena masyarakat melihat, meski BNN punya jajaran hingga daerah, ditambah lagi direktorat narkoba Polri sampai ke polsek-polsek, tapi peredaran narkoba tetap saja rumbuh subur.

BACA JUGA: Ini Masalahnya Kalau Pak Buwas Jadi Bintang Empat

“Yang paling mendasar pemikiran masyarakat, jangan pikir BNN hebat banget, Buwas bisa ngomong apa saja di TV, tapi di daerah narkoba berkembang biak. Jadi narkoba ini siapa yang tanggung jawab, ya tetap saja Kapolri. Marak narkoba tanggung jawab polri. Operasi BNN minta bantuan polri juga kan. Nanti harus diubah undang-undangnya,” tegas Desmond.(fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Anak Buah Menteri Basuki Diperiksa KPK


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler