Jika Massa PA 212 Mendekat ke MK, Kapolres: Kami Tanya Datang dari Mana?

Rabu, 26 Juni 2019 – 12:42 WIB
Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan di depan kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Senin (27/5) ini. Foto : Aristo Setiawan/jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Ratusan massa aksi super damai yang digagas Persaudaraan Alumni atau PA 212 pada Rabu (26/6) siang ini sudah memadati areal Patung Kuda, tak jauh dari gedung MK, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Massa dari berbagai elemen seperti PA 212, FPI, dan GNPF, menggelar aksi terkait sidang putusan sengketa hasil Pilpres 2019 yang akan dibacakan besok (27/6).

BACA JUGA: Lihat tuh, Massa Aksi Super Damai PA 212 di Sekitar Patung Kuda

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan menyebut pihaknya memang tidak pernah mengeluarkan izin bagi siapa pun, untuk menggelar unjuk rasa di depan gedung MK.

"Polisi tidak mengeluarkan izin aksi di depan kantor MK makanya kami tutup. Kalau massa datang, kami mau tanya datang dari mana?" kata Harry ditemui di Jalan Medan Merdeka Barat, Rabu.

BACA JUGA: 4 Pesan MUI Jelang Sidang Putusan Sengketa Hasil Pilpres 2019

BACA JUGA: Lihat tuh, Massa Aksi Super Damai PA 212 di Sekitar Patung Kuda

Ditegaskan, Polres Metro Jakarta Pusat berupaya mematuhi arahan dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait aksi di depan MK. Dia menyebutkan, Jenderal Tito telah memerintahkan polisi tidak memberi izin menggelar aksi di depan kantor MK.

BACA JUGA: Pernyataan Ketum PB HMI Jelang Sidang Putusan Sengketa Hasil Pilpres 2019

"Kan sesuai Pak Kapolri sampaikan, unjuk rasa harus mengajukan surat izin dengan persyaratan tidak menggangu ketertiban masyarakat, tidak melanggar hak asasi manusia," ucap dia.

Pantauan JPNN di lokasi unjuk rasa, massa yang hadir ini didominasi oleh kalangan emak-emak dan anak-anak muda.

Beberapa spanduk dan poster juga dibentangkan massa. Di sebuah poster, massa berpesan kepada MK bisa adil ketika memutuskan sidang sengketa hasil Pilpres.

BACA JUGA: Terungkap Alasan Pemerintah Ogah Angkat Honorer K2 Tua jadi PNS

"Kami datang untuk meminta MK tegakkan keadilan," begitu bunyi tulis di spanduk yang dibentangkan massa aksi super damai itu. (mg10/jpnn)

Video pilihan redaksi:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Wiranto: Mana Dia? Di Depan? Tidak Ada, Hilang, Pengecut


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler