Jika PDIP Usung Erick Thohir sebagai Cawapres, Adian Napitupulu Merespons Begini

Senin, 02 Januari 2023 – 18:25 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Poltikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu menyatakan sikapnya jika Erick Thohir diusung oleh partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut.

Adian mengaku menerima jika Erick Thohir diusung oleh PDI Perjuangan, sebagai calon orang nomor dua di kontestasi demokrasi mendatang.

BACA JUGA: Ganjar Targetkan Peningkatan Ekonomi hingga Penanggulangan Bencana di Jateng

“Tergantung partai. Apapun keputusan partai, siapa pun kami terima termasuk menjadi wakil presiden,” ujar Adian saat ditanya potensi Erick Thohir menjadi cawapres dari PDI Perjuangan.

Seperti diketahui, Erick Thohir merupakan cawapres terkuat saat ini berdasarkan temuan berbagai lembaga survei.

BACA JUGA: Perayaan Natal 2022 Jadi Momentum PTPN III Kobarkan Semangat Sambut 2023

Pria 52 tahun ini terekam dalam temuan nasional terbaru lembaga Survei dan Polling Indonesia (SPIN) periode 1–10 Desember, sebagai cawapres terkuat.

Angka elektabilitas Erick Thohir berada di peringkat pertama ketika dilakukan survei di seluruh masyarakat Indonesia.

BACA JUGA: Seperti ini Target Ganjar Untuk Investasi Jateng pada 2023

Eks Presiden Inter Milan ini memiliki angka elektabilitas sebesar 19,2 persen.

Menguntit di belakang Erick Thohir terdapat Gubernur Jawa Barat (Jabar) dan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Di mana keduanya memiliki elektabilitas sebesar 16,1 persen dan 4,1 persen.

Dari survei yang sama, Erick Thohir bahkan terekam sangat kuat ketika dipasangakan dengan kader dari PDI Perjuangan yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Duet Ganjar Pranowo–Erick Thohir terekam sebesar 33,1 persen.

Angka elektabilitas tersebut menjadi yang teratas dalam berbagai simulasi. Oleh karena itu, Adian menyerahkan keputusan cawapres kepada PDI Perjuangan.

Mengingat keputusan partai berdasarkan berbagai pertimbangan matang dan memiliki banyak masukan dari berbagai pihak.

“Partai punya banyak sekali telinga, punya banyak sekali mata, punya banyak sekali masukan dari kiri kanan atas bawah, sehingga dalam mengkaji dan memutuskan partai lebih valid,” terang Adian.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler