Jika Penundaan Liga 1 Berlarut-larut, Klub Bakal Rugi

Jumat, 28 September 2018 – 00:56 WIB
Para pemain Persebaya Surabaya. Foto: Angger Bondan/Jawa Pos/JPNN

jpnn.com, SURABAYA - Persebaya Surabaya tak terlalu panik dengan tertundanya kompetisi Liga 1 2018. Ini karena Green Force – julukan Persebaya – sudah memiliki program yang disusun untuk mengarungi kompetisi musim ini.

“Terlepas dari adanya penundaan atau tidak, sebenarnya kami tinggal jalankan program itu,” kata Manajer Persebaya Candra Wahyudi.

BACA JUGA: Persebaya Berharap PSSI Segera Tentukan Nasib Liga 1 2018

Hanya saja, penundaan yang tak terikat batas waktu tersebut, membuat Persebaya harus berhitung ulang. Dan, jika penundaan nantinya berlarut-larut, Persebaya sudah menyiapkan beberapa opsi program anyar.

“Kalau satu minggu ke depan belum ada kepastian, kami bisa bikin TC (training center). Bisa di Surabaya atau di luar Surabaya, kami akan menyesuaikan,” kata pengganti Chairul Basalamah itu.

BACA JUGA: Kompetisi Disetop, PSMS Tetap Jalani Latihan Seperti Biasa

Mandeknya kompetisi ini juga bakal mempengaruhi performa tim yang tengah menanjak. Maklum, Persebaya baru saja menang besar 4-1 atas Mitra Kukar (22/9). Nah, jika jeda terlalu lama, ditakutkan peak mereka kembali menurun. “Kami harus berhitung agar tak berdampak ke peak performance anak-anak,” kata Candra.

Selain TC, manajemen juga berencana menggelar laga uji coba. Namun, belum ada kepastian kapan uji coba dilakukan. “Nanti tim pelatih yang menentukan,” terangnya.

BACA JUGA: Respons Djanur soal Liga 1 2018 Dihentikan Sementara

Karena itu, dia berharap agar segala masalah bisa segera terselesaikan. Sebab, jika penundaan berlarut-larut, klub yang paling dirugikan.

“Ini kan ranahnya federasi (PSSI). Persebaya menerima keputusan itu. Tapi kami harap segera tuntas agar program yang disusun pelatih bisa jalan. Kepastian kompetisi kan sangat penting,” tambahnya.

Tapi, Candra juga melihat sisi positifnya. Salah satunya adalah kian longgarnya waktu recovery bagi pemain yang mengalami cedera. Ya, beberapa penggawa Persebaya memang tengah dalam kondisi kurang fit. Diantaranya Raphael Maitimo, Otavio Dutra, Robertino Pugliara hingga Nelson Alom.

Pugliara bahkan belum terlihat di latihan usai Persebaya mengempaskan Mitra Kukar 4-1 (22/9) lalu. “Pemain yang (kondisi) fisiknya tak sempurna bisa memaksimalkan untuk menyelesaikan problem (cedera) itu,” kata Candra. (gus/bas)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Arema Fc vs Persebaya: Jangan Ciut Nyali


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler