Jika Terjadi Kerusuhan Pada 22 Mei, Berani Bertanggung Jawab?

Kamis, 16 Mei 2019 – 19:32 WIB
Sangat yakin TNI dan Polri mampu mengamankan situasi pada hari pengumuman hasil Pilpres dan Pileg 2019 pada 22 Mei. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat komunikasi politik dari Universitas Indonesia Ari Junaedi meyakini aparat kepolisian akan mampu menjaga ketertiban dan mengamankan situasi, jika nantinya ada gelombang unjuk rasa di depan gedung KPU, saat pengumuman hasil Pilpres dan Pileg 2019, Rabu (22/5) mendatang.

"Saya yakin Polri dan TNI akan mampu menertibkan jika muncul aksi rusuh yang mengganggu ketertiban umum," ujar Ari kepada JPNN, Kamis (16/5).

BACA JUGA: Waspadai Kemungkinan Teroris Ledakkan Bom Jarak Jauh pada 22 Mei

Meski meyakini aparat keamanan mampu mengantisipasi keadaan nantinya, Ari tetap mengingatkan pentingnya semua pihak menahan diri agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan.

"Ingat, kalau terjadi kaos tentu yang bertanggung jawab adalah pihak-pihak yang tidak menerima hasil pengumuman KPU serta berbuat anarkis," ucapnya.

BACA JUGA: Massa Aksi Belum Bubar, Di Mana Kivlan Zen dan Eggi Sudjana?

BACA JUGA: Sikap Prabowo Ibarat Nikmati Bakso Semangkuk tapi tak Akui Makan Mie

Pembimbing disertasi di pasca sarjana Universitas Padjajaran ini juga menyatakan dirinya merasa heran jika ada pihak yang tidak mengakui KPU, tetapi akan berunjukrasa di KPU.

BACA JUGA: Lihat tuh, Jumlah Massa GERAK Pimpinan Kivlan Zen dan Eggi Sudjana

Menurut Ari, walaupun terdapat kekurangan dalam melaksanakan pemilu, KPU patut diapresiasi.

Karena berhasil mengadakan pemilu serentak yang melibatkan 192,83 juta pemilih, untuk daerah pemilihan yang memiliki tiga zona waktu berbeda di tanah air, serta di lebih 130 tempat pemungutan suara luar negeri.

BACA JUGA: Aiptu Jakaria alias Bang Jack, Tertembak 11 Kali, Sosok Humoris, Heroik!

"Pekerjaan KPU sangat maha dasyat. Karena itu, harus diapresiasi karena telah berhasil menggelar pemilu serentak," pungkas Ari. (gir/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Pilihan Redaksi hari ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Eggi Sudjana: Kok Sekarang Saya Jadi Tersangka?


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler