Jokowi Bilang, Tenaga Kerja Asing Hanya di Awal Proyek

Rabu, 28 Desember 2016 – 00:45 WIB
Presiden Joko Widodo. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com - JPNN.com - Presiden Joko Widodo kembali mengeluarkan pernyataan terkait isu masuknya jutaan tenaga kerja asing di Indonesia.

Ditegaskan, jumlah tenaga kerja asing di Nusantara tak lebih dari puluhan ribu.

BACA JUGA: Presiden Jokowi: Jadi Saya Ingatkan Lagi...

Disebutkan Jokowi, pada dasarnya tenaga kerja asing hanya didatangkan saat awal pembangunan suatu proyek. Selanjutnya, akan dikerjakan tenaga kerja lokal.

"Mereka (tenaga kerja asing) hanya membantu persiapan (awal pembangunan proyek)," kata Jokowi di acara peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong Unit lima dan enam serta PLTP Ulubelu Unit tiga di Kecamatan Tompaso, Minahasa, Sulut, Selasa (27/12).

BACA JUGA: Wajar Jika Presiden Tolak 10 Juta

Saat pekerja asing itu bekerja, sambung dia, tenaga kerja Indonesia diharapkan bisa menjiplak keahlian maupun teknologi mereka.

"Itu ada transfer pengetahuan dan teknologi. Lalu mereka pulang (ke kampung halaman)," imbuhnya.

BACA JUGA: Simak! Ketum Apindo Bicara soal Isu Tenaga Kerja Asing

Alasan tenaga kerja asing langsung pulang ke negara mereka, kata Jokowi, adalah gaji yang kecil di Indonesia. Sehingga, akan lebih masuk akal jika mereka pulang mengais rezeki di tempat kelahiran.

Dikatakan juga, mereka pasti juga lebih senang bekerja di negaranya sendiri karena faktor keluarga.

"Mereka (tenaga kerja asing) senang kerja di negara mereka sendiri karena dekat dengan keluarga," tukasnya. (uya/JPG)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Politikus PKS Nilai Pemerintah Lembek kepada TKA Ilegal


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler