Jokowi Harapkan Hasil Industri Rajutan Tak Dijual Murahan

Senin, 12 Januari 2015 – 19:48 WIB

jpnn.com - BANDUNG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini (12/1) mengunjungi industri rumah tangga di sentra industri Rajut Binongjati di Bandung, Jawa Barat. Dalam kunjungan itu, Jokowi mengharapkan produk rajutan dari industri rumah tangga itu tetap memiliki daya saing.

Jokowi menyampaikan harapannya kepada Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan yang ikut dalam kunjungan ke sentra industri rajutan di Jalan Gatot Subroto, Bandung itu. Jokowi menilai harga jual produk rajutan dari Binongjati terlalu murah meski kualitasnya bagus.

BACA JUGA: Jokowi: MEA Dibuka, Pemimpin Dunia Ketakutan

"Saya sudah sampaikan ke Pak Gubernur, sisi produksinya bagus, efisien, harganya harus kompetitif. Masa kayak tadi sweater Rp 40 ribu, murah banget itu," ujar Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menilai para pelaku industri rajut perlu sentuhan desain yang bervariasi dengan harga yang kompetitif. Ia berharap setiap karya rajutan dari Binongjati dapat dipamerkan untuk karya-karya seni.

BACA JUGA: Di Tengah Hujan Deras, BEM Aliansi Jakarta Gelar Aksi Tolak Dirjen Pajak

"Kalau desainnya bisa digarap secara baik, saya yakin harganya tidak muncul Rp 40 ribu tapi bisa berkali lipat," tandasnya.(flo/jpnn)

BACA JUGA: Puan Harapkan Pengusaha Muda Ciptakan Banyak Terobosan

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hujan Terus, Cabe Rawit Tembus Rp 115 Ribu


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler