Jokowi: Indonesia Tengah Mengalami Cobaan

Rabu, 04 Maret 2020 – 12:33 WIB
Presiden Jokowi. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Jokowi: Satu Saja Sudah Pusing

JPNN.com - Presiden Joko Widodo mengatakan Indonesia tengah mengalami cobaan dagang akhir-akhir ini. Setelah cukup menderita karena perang dagang, Indonesia harus menghadapi virus Corona.

BACA JUGA: Tips Terbaik Menkes Terawan Untuk Mencegah Tertulari Corona

"Tantangan yang kita hadapi saat ini betul-betul sangat tidak mudah. Dulu kita berpikir menyelesaikan satu saja sudah pusing, urusan perang dagang. Perang dagang belum diselesaikan, muncul virus Corona, Covid-19, yang itu menambah sulitnya ekonomi dunia, sulitnya politik global yang menjadikan tidak menentu," kata Jokowi saat membuka rapat kerja Kementerian Perdagangan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (4/3).

Dampak dari masalah tersebut, lanjut Jokowi, sangat dirasakan betul oleh Indonesia. Baik dari sisi penurunan aktivitas ekonomi, melambatnya kinerja diberbagai sektor, yaitu pariwisata, perdagangan, dan investasi.

BACA JUGA: Gegara Corona, Tukang Jamu Ketiban Rezeki Nomplok

"Dan kita harapkan ini bisa, meskipun ada tekanan yang sangat berat seperti ini, kita harus bisa menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada. Tetap fokus bekerja, menjadi optimisme, memanfaatkan peluang, dan mencari jalan keluar dari setiap titik-titik yang menjadikan kesulitan-kesulitan kita," kata dia.

Oleh karena itu, Jokowi meminta jajarannya untuk tidak bekerja rutinitas. Sebab, keadaan dunia saat ini dalam kondisi tidak normal.

BACA JUGA: Jangan Sebarkan Identitas Pasien Virus Corona!

"Pak Ketua Kadin yang di lapangan pelaku pasti ngerti kesulitannya. Sekali lagi jangan bekerja normal dan rutinitas. Carikan terobosan-terobosan yang sederhana, simpel, tetapi bisa menjadikan kelancaran aktivitas baik aktivitas ekonomi secara makro, ekspor maupun impor," kata Jokowi. (tan/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Corona   Jokowi   Ekonomi  

Terpopuler