Jokowi: Jangan-Jangan Hanya Seremonial

Memalukan... Saat Seremonial Ratusan Pasukan Pemadam Siaga, Disidak Ulang Lha Kok Sepi

Jumat, 25 September 2015 – 19:27 WIB
Jokowi saat acara seremonial di Banjarbaru, Kalsel/ Foto: prokal.co

jpnn.com - BANJARBARU – Presiden Joko Widodo telah menyaksikan secara langsung penanganan kebakaran lahan dan hutan di Kalimantan Selatan, Rabu (23/9). Namun, ada kejadian memalukan usai acara resmi saat Jokowi menghadiri langsung acara penangan asap tersebut.

Awalnya, acara resmi berlangsug serius, semua pejabat hadir dan proses pemadaman dilakukan secara maksimal di hadapan Presiden Jokowi. Dalam acara resmi itu, Jokowi juga memberikan solusi, terutama untuk lahan gambut. 

BACA JUGA: Dosen Unair yang Tewas di Kampus ITS Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Pesan Isinya...

kabut asap di kawasan lahan gambut, terutama di Kalimantan Selatan. Karena itu salah satu solusinya menurut orang nomor satu di Indonesia itu dengan pembangunan kanal-kanal di lahan gambut.

"Solusinya yang pertama adalah membuat kanal-kanal, sehingga ada airnya terus. Kemudian sosialisasi kepada masyarakat," katanya seperti dilansir, prokal.co (grup JPNN).

BACA JUGA: Tak Kapok, Usai Bantai Beruang Madu PNS itu Pamer Bunuh Hewan Lain

Usai acara yang digelar siang hari itu, sekitar pukul 16.15 Wita, Jokowi kembali keluar dari hotel tempatnya menginap. Dia berangkat bersama rombongan wartawan dan beberapa rombongan pribadi presiden lainnya, tanpa pengamanan. Ternyata, Jokowi kembali ke lokasi pertama tempat dia menyaksikan seremonial pemadaman lahan, yakni di Desa Gantung Damar, Landasan Ulin, Banjarbaru, Kalsel.

Padahal, pukul 11.05 Wita,  Presiden  sempat memberikan pengarahan  kepada  prajurit dan petugas pemadam kebakaran. Hanya lima  jam berselang, ratusan prajurit dan     petugas pemadam  kebakaran sudah tidak  ada di   lokasi. 

BACA JUGA: Prajurit Pengamanan Perbatasan 521/Dadaha Yudha itu Tak Terselamatkan

Presiden yang turun dari mobil meninjau kembali hot spot. Dia berjalan sendiri. Dari pengamatannya, Jokowi sudah bisa mengukur bagaimana keseriusan penanganan pemadaman hutan dan lahan. 

"Saya kembali karena ingin melihat, jangan-jangan hanya seremonial," katanya saat ditanya para wartawan.

Dari pantauan Jokowi, dia terlihat terkejut karena petugas yang tadinya berjumlah banyak, terlihat sepi. Tak ada lagi kegiatan pemadaman di sana. Pantauan Jokowi, memang kegiatan pemadaman sudah dilakukan, namun masih ada titik api yang belum tertangani dengan baik.

"Tadi saya liat ada tiga titik api yang belum padam. Yang saya takutkan, saya pulang semua ikut pulang tidak ada yang mengerjakan (pemadaman)," tegasnya. (mat/dkk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ketika Penumpang Gangguan Jiwa Mengamuk di Pesawat Garuda, Terpaksa Mendarat Karena...


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler