Ketika Penumpang Gangguan Jiwa Mengamuk di Pesawat Garuda, Terpaksa Mendarat Karena...

Jumat, 25 September 2015 – 09:47 WIB
Garuda Indonesia. FOTO: dok/jpnn.com

jpnn.com - PRAYA - Pesawat Garuda GA7026 rute Denpasar-Labuhan Bajo terpaksa mendarat darurat di Bandara Internasional Lombok (BIL) pada Rabu (23/9) pukul 08.15 Wita. Penyebabnya, salah seorang penumpang bernama Yoswaldionsi Arigo mengamuk di dalam pesawat. 

Pemuda 21 tahun itu adalah warga Desa Ulunua, Mauponggo, Manggarai, NTT.

BACA JUGA: Berangkat Kerja, Si Cantik Ini Senggolan dengan Truk, Innalillahi...

Diduga, dia mengalami gangguang jiwa. Beradasar informasi yang dihimpun Lombok Post (Jawa Pos Group), penumpang tersebut bertingkah laku aneh di dalam pesawat. 

Dia modar-mandir dan mengganggu penumpang lain serta menghamburkan barang bawaan penumpang. Puncaknya, Yoswaldionsi menggedor pintu pilot. 

BACA JUGA: Ngaku Bisa Sembuhkan Penyakit Dengan Dolar, Divonis 15 Tahun Penjara

Karena kelancaran dan keamanan penerbangan dikhawatirkan terganggu, pilot memutuskan mendarat darurat. Saat itu pesawat membawa 29 penumpang. Proses landing berjalan lancar.

Begitu pesawat tersebut mendarat, otoritas bandara langsung berkoordinasi dengan Subsektor di BIL serta tim medis guna melakukan tindakan cepat. Penumpang yang diduga mengalami depresi berat itu pun diamankan.

BACA JUGA: Penyembelih Beruang Madu itu Seorang PNS?

General Affair and Communication PT Angkasa Pura I (AP) BIL Gede Eka Sandi Asmadi membenarkan adanya kasus tersebut. ''Begitu kami terima informasi gangguan penerbangan pesawat dari pilot, kami bergerak cepat dan siaga di apron,'' katanya.

Otoritas bandara langsung menyiapkan ambulans untuk mengevakuasi pelaku. Namun, sebelumnya, yang bersangkutan diinterogasi petugas. Prosesnya sulit karena pelaku menjawab semaunya. 

Dia justru bertindak dan berperilaku aneh. Petugas kemudian membawa pemuda itu ke RSUD Mataram guna pemeriksaan lebih lanjut. ''Berdasar hasil medis, penumpang atas nama Yoswaldionsi Arigo memang mengalami depresi berat,'' ucapnya.

Setelah dinyatakan aman, penerbangan Garuda ATR-100 dilanjutkan kembali. ''Sejak pendaratan darurat sampai sekarang, pelayanan penerbangan di bandara berjalan normal. Tidak ada kendala sedikit pun,'' ujarnya. (dss/JPG/c20/ca) 

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Profesor Bunuh Diri, Ini Dugaaan Penyebabnya


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler