Jokowi Menang di Quick Count, Haji Amor Relakan Empangnya Digubyag Warga

Sabtu, 20 April 2019 – 13:22 WIB
Gubyag di Desa Cikumpay, Kecamatan Campaka, Purwakarta mensyukuri kemenangan Jokowi. Foto: RMOLJabar

jpnn.com, PURWAKARTA - Seorang tokoh masyarakat di Desa Cikumpay, Kecamatan Campaka, Purwakarta, Ahmad Sanusi merelakan ikan di empang miliknya digubyag warga, sebagai rasa syukur kemenangan Jokowi - Ma'ruf Amin di quick count Pilpres 2019.

"Ini bentuk spontanitas para warga dan relawan. Bentuk kegembiraan dan syukuran warga atas kemenangan Jokowi-Maruf Amin. Meski baru dari data quick count, kami yakin hasil real count-nya pun demikian. Menang," kata Ahmad Sanusi, Sabtu (20/4).

BACA JUGA: Pesan Buya Syafii: Tak Usah Gubris Klaim Kemenangan Swasta

Ngagubyag merupakan kebiasaan orang Jawa Barat saat memperoleh kegembiraan. Ikan yang berada di empang ditangkap tanpa mengosongkan air di empang tersebut. Seluruh warga bahu membahu mencoba menangkap ikan tanpa menggunakan alat bantu.

Tokoh masyarakat yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Purwakarta itu juga mengatakan dalam tradisi ngagubyag terdapat spirit gotong-royong untuk membantu sesama warga. Karena, hasil tangkapan ikan biasanya tidak dibawa ke rumah oleh warga yang berhasil menangkapnya.

BACA JUGA: Erick Thohir Diserang 2 Hoaks, Termasuk soal Lembaga Survei

(Baca Juga: Moeldoko: Kami Terima Jika Real Count KPU Nanti Jokowi - Ma'ruf Kalah)

Biasanya, ikan tersebut langsung dibagikan atau dimasak bersama-sama dan dimakan bersama nasi liwet secara berjemaah.

BACA JUGA: Si Doel Maksimalkan Kamar Hitung untuk Kawal Suara Jokowi - Maruf di Banten

"Ada spirit gotong royong di dalamnya. Ikannya dimakan bareng-bareng bersama warga lain," kata caleg DPRD Purwakarta dari Partai Golkar yang biasa disapa Haji Amor itu. (aga/rmoljabar)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Penyebab Jokowi - Ma’ruf Tumbang di Bumi Jawara


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler