Jokowi Minta Malut Fokus Kembangkan Sektor Unggulan

Selasa, 28 Februari 2017 – 23:41 WIB
Presiden Jokowi. Foto dok JPNN.com

jpnn.com - jpnn.com - Presiden Joko Widodo kembali mengingatkan pentingnya fokus pembangunan setiap daerah di Tanah Air sesuai dengan keunggulan masing-masing.

Ini disampaikan Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas evaluasi proyek strategis nasional dam program prioritas di Provinsi Maluku Utara (Malut), di Istana Negara, Selasa (28/2).

BACA JUGA: Jokowi Ingin Jateng Punya Kawasn Industri Terintegrasi

Jokowi, sapaan presiden memberikan contoh kawasan Sunnylands di California yang fokus pada pengembangan wisata golf hingga menjadi salah satu destinasi wisata terbaik di dunia.

Hal yang sama juga akan dilakukan di sejumlah provinsi di Indonesia, salah satunya Malut. Sebagai daerah kepulauan, provinsi yang terbentuk pada 1999 itu diyakini memiliki potensi untuk berkompetisi di tingkat regional maupun global.

BACA JUGA: Wakakak... Pak Jokowi Minta Choky Sitohang Sebut 5 Ikan

"Saya melihat Maluku Utara memiliki potensi sektor unggulan yang bisa dioptimalkan lagi baik lautan, perikanan, maupun industri pengolahan serta sektor pariwisata," kata Jokowi.

Data juga menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi tahun 2016 di Malut berjalan dengan baik hingga mencapai angka 5,7 persen. Meski demikian, dukungan pemerintah pusat masih diperlukan untuk kemajuan ekonomi daerah itu.

BACA JUGA: Gerindra Minta Jokowi Hati-hati dengan Mafia MR dan GY

Di antaranya pembangunan kawasan ekonomi khusus (KEK) Morotai yang disinggung presiden dalam rapat tersebut.

"Saya kira dukungan infrastruktur, baik pelabuhan, pembangkit listrik, gudang penyimpanan logistik serta cold storage ini diperlukan," tambah mantan gubernur DKI Jakarta.

Diketahui pemerintah menjadikan pariwisata sebagai salah satu sektor unggulan naisonal. Saat ini, Menteri Pariwisata Arief Yahya lagi gencar-gencarnya menjual potensi wisata nasional melalui program 10 Bali Baru.(fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jokowi: Kalau Puskesmas Penuh, Berarti Pemerintah Gagal


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler