Jokowi Minta Prioritaskan Pencegahan Korupsi

Rabu, 25 Februari 2015 – 18:09 WIB
Presiden Jokowi didampingi Jaksa Agung HM. Prasetyo, Plt Kapolri Komjen Badrodin Haiti dan Plt Ketua KPK Taufiequrahman Ruki di Istana Merdeka, Rabu, (25/2). Foto: Natalia Laurens/JPNN

jpnn.com - JAKARTA--Presiden Joko Widodo meminta Polri, KPK, dan Kejaksaan Agung tetap mengedepankan koordinasi dan konsolidasi dalam menjalankan tugas-tugas penegakan hukum. Presiden menekankan agar tiga institusi penegak hukum itu tidak mengedepankan ego sektoral.

Ini disampaikan presiden setelah bertemu Jaksa Agung HM. Prasetyo, Plt Kapolri Komjen Pol Badrodin Haiti, dan Plt Ketua KPK Taufiequrachman Ruki, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (25/2).

BACA JUGA: Hakim Praperadilan SDA Bukan Sarpin Rizaldi

“Saya minta Polri, Kejaksaan Agung, dan KPK untuk tidak ego sektoral. Tindak tegas tindakan kejahatan korupsi karena musuh bersama pembangunan,” kata presiden dalam jumpa persnya.

Selain itu, Presiden Jokowi juga meminta ketiga institusi itu agar betul-betul serius menangani kasus-kasus korupsi. Namun, Presiden juga menekankan agar ketiga lembaga itu memberikan prioritas pada pencegahan.

BACA JUGA: Golkar Targetkan RUU Penjaminan UMKMK Tuntas 2015

"Namun, memang itu betul-betul sebuah tindakan yang sudah menyimpang dan merupakan kejahatan, tindak tegas,” tegasnya.

Dalam hal ini presiden juga mengingatkan penegak hukum agar serius menangani kasus illegal logging, illegal mining, dan illegal fishing. (flo/jpnn)

BACA JUGA: Garap Lagi Novel Baswedan, Badrodin: Kriminalisasi yang Mana?

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ini Saran Mantan Dubes RI untuk PBB soal Hubungan Indonesia-Brasil


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler