Jokowi: Pancasila Harus Menjadi Habitus Bangsa

Selasa, 29 Desember 2015 – 07:00 WIB
Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Jokowi, Gubernur NTT Frans Lebu Raya, saat perayaan Natal Nasional di alun-alun Rumah Jabatan Gubernur NTT, Kota Kupang, Senin (28/12). FOTO: Timor Ekspress/JPNN.com

jpnn.com - KUPANG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan keluarga Indonesia, keluarga ber-Bhinneka Tunggal Ika. Menurut Jokowi, kita bersyukur merayakan Natal dalam keluarga Indonesia yang ber-Bhineka Tunggal Ika, dimana leluhur bangsa Indonesia telah membuat ikrar satu nusa, satu bangsa, satu bahasa dan bukan satu agama

Warisan asli nusantara, spirit Bhinneka Tunggal Ika itu, menurut Presiden harus dirawat agar cita-cita bersama mewujudkan Indonesia sejahtera, adil, berdaulat terus menggema dalam sukma dan kalbu bangsa Indonesia.

BACA JUGA: Kok Bu Wantimpres Mendadak Ngomong soal Pajak Meleset dari Target?

“Pancasila harus menjadi habitus bangsa dalam menjalankan iman, harapan, dan kasih,” tegas Presiden Jokowi saat sambutan pada perayaan Natal Nasional di alun-alun Rumah Jabatan Gubernur NTT, Kota Kupang, Senin (28/12).

Kehadirannya pada perayaan Natal Nasional di Kupang adalah kali ketiga bagi Jokowi berkunjung ke NTT sejak dilantik menjadi presiden Oktober 2014 lalu. Beberapa bukti perhatiannya ke NTT, yakni pembangunan tujuh bendungan besar yang kini sudah direalisasi dua bendungan yakni Raknamo di Kabupaten Kupang dan Rotiklot di Kabupaten Belu.

BACA JUGA: Jokowi: Berhenti Munafik, Saatnya Berubah!

Rencana mau dibangun tujuh waduk dan bendungan di NTT. Padahal yang antre 34 provinsi. Yang lain hanya dapat satu atau bahkan tidak sama sekali, di NTT dapat tujuh. Karena tanpa waduk, tanpa bendungan, tanpa embung, bagaimana NTT bisa menanam padi, jagung, sorgum. Tentu tidak bisa. Pertanian dan hewan, semuanya membutuhkan air.

“Tahun yang lalu saya sudah putuskan, kuncinya NTT adalah air, tidak ada yang lain. Mungkin kita lihat setelah tiga empat tahun ke depan seperti apa setelah waduk-waduk itu sudah jadi,” papar Jokowi lagi, seperti dilansir harian Timor Express (Grup JPNN.com).

BACA JUGA: Jokowi Membawa Rezeki di Perbatasan RI-Timor Leste

Jokowi mengakhiri sambutannya dengan mengucapkan, “Selamat Hari Natal Tahun 2015 dan Selamat Tahun Baru 2016.”(cel/sam/fri/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mendagri Punya Gambaran Pelaku Penyerangan Polsek Sinak


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler