Jokowi Sebut Listrik Sudah Masuk Desa Terpencil, Tinggal 1,8 Persen

Selasa, 26 Februari 2019 – 14:42 WIB
Pak Jokowi. Foto: Roslan Rahman/AFP

jpnn.com, CILACAP - Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengatakan listrik bukan hanya untuk keperluan industri atau ekonomi saja. Listrik juga sangat dibutuhkan di desa-desa terpencil untuk penerangan bagi para pelajar yang belajar di malam hari.

“Industri rumah tangga yang ada di desa-desa juga bisa bekerja di malam hari yang biasanya tidak bisa bekerja. Inilah pentingnya listrik,” kata Jokowi saat peresmian PLTU Cilacap Ekspansi 1 x 660 MW, di Karangkandri, Cilacap, Jawa Tengah, Senin (25/2).

BACA JUGA: Kartu Baru Jokowi, Fadli: Ini Jurus Mabuk

Jokowi menambahkan, listrik di Jawa mungkin sudah tidak begitu masalah, tetapi di Indonesia di bagian timur, pulau-pulau terpencil, desa-desa terpencil, empat tahun lalu masih banyak yang belum ada listriknya.

“Kalau kita mungkin tahun berapa? 70-an masih pakai lampu, lampu templok, teplok nggih atau lampu sentir, masih seperti itu, terutama di Indonesia bagian timur,” ucapnya.

BACA JUGA: Jokowi Tak Pernah Memaksa Siapa pun Kembalikan Konsesi ke Negara

“Tadi disampaikan oleh Pak Menteri ESDM sekarang ini sudah 98,2; 98,2 listrik di Indonesia ini sudah masuk ke rumah-rumah yang di desa-desa terpencil, tinggal kecil sekali, tinggal 1,8 yang belum,” pungkas Jokowi. (fid/en)

BACA JUGA: Jokowi: Manfaatkan PKH untuk Peningkatan Gizi Anak

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kalau Tidak Ada Polisi, Pendukung Prabowo Bentrok dengan Massa Jokowi


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Jokowi   listrik   Cilacap  

Terpopuler