Jokowi tak Boleh Dibiarkan Memerintah Semaunya

Kamis, 28 Agustus 2014 – 19:10 WIB
Jokowi tak Boleh Dibiarkan Memerintah Semaunya. JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro menyatakan Presiden Terpilih Periode 2014-2019 Joko Widodo harus tetap dikritisi. Dan begitu juga sebaliknya, Jokowi tidak usah juga takut, sebab kritik dan pimpinan dalam sebuah negara demokrasi merupakan sebuah keniscayaan.

"Pimpinan di negara demokrasi memang harus dikritik terus-menerus. Begitu juga Presiden Terpilih, setelah resmi jadi Presiden RI harus tetap dikritik agar kepemimpinannya tidak melenceng dari koridor konstitusi," kata Siti Zuhro, di press room DPR, Senayan Jakarta, Kamis (28/8).

BACA JUGA: Boni Tolak Gabung ke Rumah Transisi

Diingatkannya, mesti koalisi PDIP selaku pendukung Jokowi-JK tidak mayoritas di DPR, tidak usah takut dikritisi. "Kalau benar mengurus bangsa dan negara ini, tidak usah takut sebab akan ada kekuatan civil society yang membela Jokowi-JK," ujarnya.

Menurut Wiwik panggilan akrab Siti Zuhro, civil society berhak mengawal Jokowi, sesuai dengan tradisi demokrasi Indonesia yang bersifat partisipatoris.

BACA JUGA: PPP Diprediksi Segera Merapat ke Jokowi-JK

"Rakyat punya hak untuk mengawal pasca pilpres karena jabatan presiden bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak. Jadi ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari tradisi demokrasi," tuturnya.(fas/jpnn)

BACA JUGA: Busyro: Putusan MK Itu Lingkaran Setan

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bahas RAPBN, Jokowi Kumpulkan Pimpinan Fraksi Partai Pengusung


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler