Jokowi Tak Jadi Restui Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Jumat, 04 September 2015 – 14:50 WIB
Presiden Joko Widodo. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Presiden Joko Widodo akhirnya memutuskan hanya akan merestui proyek kereta api berkecepatan sedang rute Jakarta-Bandung, bukan lagi kereta cepat yang direncanakan di awal. 

Ini disampaikannya setelah menerima laporan dari tim penilai proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung, Kamis (3/9) kemarin. 

BACA JUGA: Usul, Ijazah Sarjana jadi Agunan Kredit Rp 120 Juta

"Berdasarkan rekomendasi dari tim penilai, saya putuskan hanya akan mengembangkan kereta api berkecepatan sedang," ujar presiden yang akrab disapa Jokowi itu melalui arahannya pada kementerian terkait di Jakarta, Jumat (4/3).

Menurutnya, pembangunan tidak akan menggunakan APBN, baik langsung maupun tidak langsung. Selain itu, pemerintah juga tidak akan menyediakan dana jaminan, dalam bentuk apapun. Kerja sama pembangunan, ujarnya, dalam bentuk business to business (B to B).

BACA JUGA: Pengusaha Tolak Kenaikan UMK 2016

Sebelumnya, proyek kereta cepat Jakarta-Bandung itu sudah diajukan proposalnya oleh pihak Tiongkok dan Jepang. Namun, dalam arahan presiden terbaru tidak terdapat persetujuan untuk dua pihak tersebut. (flo/jpnn)

BACA JUGA: Kondisi Ekonomi Lesu, Rini Pesimis Target Laba Rp 165,4 Triliun Tercapai

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ngeri! Ekspor CPO Tinggal Separoh


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler