Jokowi Ungkap Semangat yang Relevan Menghadapi Krisis, Apa Itu?

Minggu, 23 Agustus 2020 – 13:33 WIB
Presiden Jokowi. Foto: ANTARA/Humas Kemensetneg

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut semangat reformasi sangat relevan bagi bangsa untuk menghadapi krisis kesehatan dan krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Jokowi mengungkapkan itu saat menghadiri acara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Partai Amanat Nasional (PAN) secara daring, Minggu (23/8).

BACA JUGA: Analisis Prof Salim Said soal Presiden Jokowi Tidak Sepenuhnya Berkuasa

"Semangat tersebut sangat relevan dalam kehidupan saat ini dalam menghadapi krisis kesehatan dan krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19," kata Jokowi.

Menurut Jokowi, Indoensia perlu memperkuat reformasi. Indonesia perlu melakukan langkah-langkah luar biasa dan langkah perubahan fundamental.

BACA JUGA: Tiga Pria Asal Aceh Jauh-jauh ke Bogor Cuma Berbuat Maksiat

"Serta memanfaatkan momentum krisis untuk melakukan lompatan-lompatan kemajuan," ucap eks Gubernur DKI Jakarta itu.

Namun, lanjut Jokowi, menjaga semangat reformasi tidak mudah. Banyak orang yang menurut Jokowi sudah menikmati situasi enak dan nuaman.

"Terlalu banyak orang yang menikmati zona nyaman. Zona nyaman ekonomi, zona nyaman karena status, sehingga merasa terusik ketika melakukan perubahan," beber Jokowi.

Dari situ, kata dia, ruang kompetisi harus dibuka. Ruang persaingan yang sehat harus diberi peluang untuk semua bidang.

"Kita jangan takut terhadap kompetsi dan jangan takut bersaing. Oleh sebab itu harus kita ambil momentum krisis ini untuk melakukan lompatan. Kesempatan mengejar ketertinggalan di saat banyak negara maju mengalami kemunduran. Kesempatan untuk membenahi berbagai kelemahan fundamental. Kesempatan untuk mengeksekusi strategi-strategi negara," ucap dia. (ast/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler