Juni 2016, Arus Kapal Pelabuhan Tanjung Perak Naik Signifikan

Rabu, 27 Juli 2016 – 04:44 WIB
Pelabuhan Tanjung Perak. Foto dok Humas Pelindo III

jpnn.com - JAKARTA - Kahumas Pelabuhan Tanjung Perak Oscar Yogi menjelaskan, peningkatan arus kapal secara signifikan terjadi pada Juni, yakni sebesar 41 persen. Di mana pada bulan sebelumnya hanya mencatat sebanyak 824 kunjungan.

Sementara untuk arus kapal pelayaran luar negeri, jumlah kunjungannya relatif stabil dengan rata 179 setiap bulannya, terhitung sejak Januari sampai dengan Juni.

BACA JUGA: Tiga Gardu Induk Siap Beroperasi, PLN Bisa Berhemat Hingga..

“Rasio perbandingan pelayaran asing dan domestik adalah 1 banding 6, dengan rincian 1.034 kunjungan kapal asing dan 6.227 kunjungan kapal domestik,” kata Oscar dalam siaran persnya, Selasa (26/7).

Meski begitu, rasio arus kapal secara tonase berbanding tipis yaitu 1 banding 1,2 dengan rincian tonase kapal asing 21 juta ton dan kapal domestik 25 juta ton.

BACA JUGA: Ditunjuk KemenPUPR, Wika Garap Proyek Bendungan di Minahasa

Mengenai arus barang, Pelabuhan Tanjung Perak mampu melampaui target, yaitu di atas 8 persen, untuk penanganan komoditas general cargo, curah kering dan curah cair, baik BBM maupun non-BBM.

Secara rinci, arus barang untuk komoditas general cargo adalah 3,2 juta ton per m3, curah kering sebanyak 3,6 juta ton, dan curah cair sebanyak 2,9 juta ton per liter.

BACA JUGA: Holding BUMN Migas Terbentuk, Pertamina Sinergi Dengan PGN

Sementara itu, komoditas petikemas mampu ditangani sebanyak 296.137 TEUs atau masih tercapai 46 persen, dari target yang ditetapkan dalam satu tahun, yakni 650.766 TEUs.

"Ini arus Peti Kemas di Luar BJTI Port dan Terminal Peti Kemas Surabaya," papar Oscar.

Sementara itu, arus penumpang kapal laut di Pelabuhan Tanjung Perak tercatat sebanyak 206.248 orang dengan komposisi, 56 persen penumpang debarkasi dan 44 persen penumpang embarkasi. (chi/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... PLN Pastikan Proyek 35 Ribu Megawatt Aman


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler