Kabar Bank Muamalat Dibeli Lippo Grup Hanya Hoaks

Sabtu, 07 Oktober 2017 – 16:59 WIB
Bank Muamalat. Foto: Bank Muamalat

jpnn.com, JAKARTA - Adanya isu yang beredar jika Bank Muamalat telah dibeli oleh Lippo Group disesalkan oleh semua pihak.

Salah satunya dari Advokasi Rakyat untuk Nusantara (ARUN). Padahal, bank tersebut jelas telah dibeli Minna Padi yang tidak ada kaitannya dengan Lippo.

BACA JUGA: Kabar Hoaks Provokasi Soal Babi Halal

"Kami sebagai advokasi rakyat untuk nusantara yang bergerak di bidang sosial politik dan ekonomi melihat posisi ini tidak bisa dibiarkan begitu saja, kami akan mengambil langkah hukum terhadap penyebar hoaks itu,” kata Ketua Umum ARUN, Bob Hasan pada Sabtu (7/10).

Untuk melengkapi laporan Bob klarifikasi terlebih dahulu sebagai yuridis formal agar bisa memenuhi unsur formal yang kemudian masuk dalam unsur materil yang bisa dijadikan bahan untuk mengadukan ini ke penegak hukum.

BACA JUGA: Kicauan Hoaks di Tengah Tragedi Las Vegas

“Langkah ini harus cepat diambil, agar isu ini tidak menjadi bola liar yang bisa meresahkan masyarakat terutama nasabah Bank Muamalat,” ujarnya.

Terkait dengan munculnya hoaks tersebut Bob melihat bahwa pola syariah adalah pola syiar untuk umat Islam dalam berdakwah.

BACA JUGA: Telanjur Sebar Kabar Duka,Ternyata Salah

Konteksnya, kata dia, sumbu syiar ini akan terus di propaganda. Dia menilai kembalinya Bank Muamalat ke Indonesia atau tidak dimiliki oleh investasi asing sangat bagus.

 “Apalagi pendiri-pendiri sebelumnya seperti MUI dan ICMI dilibatkan lagi, ini membuat orang-orang tersebut grogi sehingga disebarluaskan bahwa itu adalah punya Lippo Group,” paparnya.

 Unsur bisnis juga sangat kental dalam isu ini. Menurutnya, ini propaganda untuk kepentingan bisnis.

Apalagi jika disebut pemiliknya adalah nonmuslim. 

 “Kami melihat kembali ke khitahnya bahwa Bank Muamalat ini adalah Bank Syariah pertama dan terbaik dan sebagai sarana syiar Islam. Pola syariah ini yang menghindari pola riba tentu ini sangat menguntungkan kedua belah pihak, dan tentu ini bisa menjadi batu sandungan pesaing-pesaingnya,” ujarnya.

Dalam pesan berantai yang diterima wartawan sebelumnya disebutkan bahwa Bank Muamalat jadi dicaplok Lippo.

Tulisan tersebut menjelaskan jika info tersebut didapat dari orang dalam bank plat merah.

Disebutkan juga jika Bank Muamalat ini akan dijadikan supporter pembiayaan apartemen Meikarta. Padahal jelas pembelian Bank Muamalat tidak ada kaitannya dengan Lippo Group. (rmo/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Yusuf Mansur Palsu Sebar Cerita Hoaks


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler