Kabar Duka: 33 Petugas Panwaslu Wafat selama Pemilu 2019

Rabu, 24 April 2019 – 20:10 WIB
Bawaslu RI. Foto: dok jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Pemilu 2019 yang menyerentakkan pemilihan legislatif dan presiden tidak hanya merenggut para petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS). Sebab, petugas pengawas atau panwas pun berguguran dalam rangka mengawasi Pemilu 2019.

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja mengungkapkan, ada 33 petugas Panwas meninggal dunia selama Pemilu 2019. Angka itu berdasar catatan hingga Rabu (24/4).

BACA JUGA: Polri Gerakkan Brimob ke Ibu Kota, Moeldoko: Antisipasi

"Kami berduka, akan tetapi tugas kami masih banyak dan laporan dari masyarakat juga masih kami tindak lanjuti. Pengawasan rekapitulasi juga masih kami lakukan," ujar Rahmat.

Baca juga: Fahri Hamzah: Ratusan Petugas Pemilu Meninggal Dunia, Baru Terjadi di Indonesia

BACA JUGA: Sandiaga Uno Serahkan Hasil Pilpres 2019 ke Tangan Sang Pencipta

Karena itu, Bawaslu berupaya mencari solusi atas persoalan yang terjadi. Lembaga penyelenggara pemilu itu juga akan mengupayakan pemberian santunan bagi petugas panwas yang meninggal dunia.

"Nanti setelah ini selesai semua tapi kami juga harus punya simpati dan empati terhadap teman-teman yang gugur. Pasti ada, nanti mekanisme tersendiri dari Bawaslu terhadap teman-teman tersebut," kata dia.

BACA JUGA: Mahyudin: Klaim Kemenangan Itu Biasa, tapi Hasil Akhir Ada di Real Count KPU

Hanya saja, Rahmat tak ingin jajaran Bawaslu kehilangan semangat karena banyak petugas panwas yang gugut. Bawaslu akan tetap menuntaskan tugasnya.

Baca juga: Ratusan Petugas Pemilu Meninggal, Ketua KPU: Orang tak Bisa Kerja 24 Jam Penuh

"Selesaikan dulu permasalahan, nanti kami hitung ramai-ramai dan evaluasi," pungkas dia.(mg10/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pembelaan Ethical Hacker Indonesia untuk Penguji Situs KPU


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler