Kabar Duka, Dodi Sumanto Meninggal Dunia, Kondisi Jasadnya Mengenaskan

Kamis, 02 Juli 2020 – 23:04 WIB
Korban di lokasi. Insert: Pelaku setelah diamankan. Foto: dok pri/metro24jam.com

jpnn.com, MEDAN - Dodi Sumanto alias Dika, 41, warga Jalan Mamaharpas, Gang Seriti, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, meninggal dunia secara mengenaskan, Kamis (2/7/2020) sore.

Jasadnya ditemukan tergeletak di lantai dalam kondisi bersimbah darah. Ia dihabisi secara sadis oleh tetangganya sendiri di Gang Gelatik, Desa Bandar Klippa, tak jauh dari rumahnya.

BACA JUGA: Dua Pemuda Bertikai hingga Berujung Duel Maut, Satu Terkapar Tak Bernapas Lagi

Pelaku yang disebut bernama Anjar, 27, menghabisi Dika di tempat dia bekerja saat itu dengan menggunakan cangkul.

“Pertama dari belakang dicangkul kepalanya. Waktu itu korban masih bernapas, lalu pelaku kembali mencangkul lehernya sampai tewas,” kata Sungeng, 51, pemilik warung yang berjualan tak jauh dari lokasi kejadian sebagaimana dilansir metro24jam.com hari ini.

BACA JUGA: Kasus Ibu yang Dipidanakan Anak Kandung Gara-gara Sepeda Motor Itu Malah Berbuntut Panjang

Peristiwa itu pun langsung membuat heboh warga sekitar. Rekan-rekannya sesama pekerja bangunan tak bisa berbuat banyak dan hanya bisa menyaksikan Dika tewas bersimbah darah.

Sementara itu, Anjar disebut tak bergeming dan tetap tenang di lokasi hingga kejadian itu dilaporkan ke Polsek Sei Tuan.

BACA JUGA: Biduan Dangdut nan Ayu Tertangkap Basah Tengah Berbuat Terlarang di Kamar

Tak lama berselang, polisi dan tim Inafis Polrestabes Medan datang ke lokasi. Jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk keperluan autopsi, sedangkan Anjar diboyong ke Polsek Percut Sei Tuan.

Dari lokasi, polisi juga mengamankan sebuah cangkul yang digunakan menghabisi nyawa Dika, sebuah martil, sepasang sendal jepit, serta ember berisi adonan semen.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Otniel Siahaan didampingi Kanit Reskrim Iptu Luis Beltran ketika dikonfirmasi, membenarkan perihal pembunuhan itu.

“Ya benar, tersangka saat ini sudah kita amankan,” sebutnya. Terkait motif, Kompol Otniel mengatakan, bahwa berdasarkan keterangan pelaku, ia sering diejek dan diancam oleh Dika.

BACA JUGA: Arifin Menyelinap saat Mbak Sus Tidur, Lantas Terjadi Peristiwa Terlarang

“Sering diancam menurutnya (pelaku). Motifnya sakit hati,” jelasnya. (asn)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler