Kabar Gembira untuk Seluruh PNS, TNI, Polri, Pensiunan, Alhamdulillah

Senin, 10 Agustus 2020 – 18:48 WIB
Menkeu Sri Mulyani menjelaskan soal pembayaran gaji ke-13 PNS, TNI, Polri, dan pensiunan. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pembayaran gaji ke-13 PNS, TNI, Polri, dan pensiunan, dimulai hari ini, Senin (10/8).

Sri Mulyani mengatakan, pembayaran gaji ke-13 sebagai salah satu stimulus perekonomian nasional.

BACA JUGA: Berikut Ini 16 Kelompok Penerima Gaji ke-13, Ada Non-PNS

“Gaji dan pensiun ke-13 dibayarkan mulai hari ini tanggal 10 Agustus 2020 sesuai kesiapan administrasi dan regulasi dari pemerintah pusat dan Peraturan kepala daerah untuk Pemda,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Gaji ke-13 diberikan kepada PNS, TNI, Polri, pegawai non-PNS yang bekerja di instansi pemerintah, dan hakim pada lembaga peradilan termasuk untuk eselon I dan II.

BACA JUGA: Formasi CPNS 2021: Yang Pengin jadi PNS Tenaga Administrasi, Maaf ya

Sri Mulyani menuturkan eselon I dan II diberi gaji ke-13 sebagai apresiasi atas upaya kerja kerasnya dalam penanganan dampak COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PEN).

“Juga diberikan kepada pensiun atau tunjangan bersifat pensiun (veteran),” ujarnya.

BACA JUGA: Pintu Depan Tempat Karaoke Milik Ahmad Dhani Sepi, Petugas Masuk, Ternyata

Sri Mulyani menegaskan pejabat negara seperti Presiden, anggota DPR, Menteri, dan seluruh kabinet tidak akan menerima gaji ke-13 sama seperti tidak menerima THR.

Komponen yang dibayarkan dalam gaji ke-13 meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, dan tunjangan jabatan sehingga tidak termasuk tunjangan kinerja atau sejenisnya.

Ia menyebutkan perkiraan keseluruhan anggaran pembayaran adalah sebesar Rp28,82 triliun yaitu melalui APBN Rp14,83 triliun yang terdiri untuk pegawai aktif Rp6,94 triliun dan pensiunan Rp7,88 triliun serta APBD sebesar Rp13,99 triliun.

Sri Mulyani menjelaskan progres dari pelaksanaan pembayaran gaji ke-13 yaitu KPPN telah menerima Surat Perintah Membayar (SPM) sejak 7 Agustus dan sampai 10 Agustus pukul 12.00 WIB sekitar 82,5 persen satuan kerja (satker) telah mengajukan SPM.

“Sebanyak 82,5 persen dari seluruh satker yang jumlahnya lebih dari 14 ribu telah mengajukan SPM dan sudah hampir seluruh prosesnya selesai di KPPN,” jelasnya.

Selanjutnya, dana untuk pembayaran pensiun ke-13 sudah ditransfer kepada PT Taspen untuk didistribusikan kepada para pensiunan melalui bank penyalur.

Sementara untuk pembayaran gaji ke-13 bagi PNS daerah oleh pemda maka Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) akan terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah mitra kerjanya.

“Kita (pemerintah, red) berharap mulai hari ini sudah cukup signifikan seluruh ASN, TNI, POLRI dan pensiunan untuk menerima gaji dan pensiunan ke-13,” katanya.

Sri Mulyani berharap gaji dan pensiun ke-13 dapat memenuhi kebutuhan belanja untuk tahun ajaran baru dan pendidikan bagi anak-anak seluruh tenaga kerja ASN, TNI, dan POLRI.

“Sekaligus bisa memberikan daya beli bagi TNI, ASN, dan POLRI dalam mendukung stimulus ekonomi sesuai dengan keinginan kita (pemerintah, red) untuk mendorong ekonomi dari akibat COVID-19,” tegasnya. (antara/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler